Gibran-Teguh Tawarkan Wisata Kesehatan, Bagyo-Supardjo Ide Hunian di Bantaran Sungai

November 7, 2020

SOLO, RAKYATJATENG – Debat perdana calon wali kota-wakil wali kota Surakarta telah selesai digelar, malam tadi Jumat (6/11). Sesi saling lempar pertanyaan antara dua paslon menjadi segmen yang paling diperhatikan di sepanjang acara.

Dalam debat itu, ide wellness tourism (wisata kesehatan) dari paslon nomor urut 01 Gibran-Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan hunian di bantaran dari paslon 02 Bagyo-Wahyono-F.X. Supardjo menjadi sorotan.

Sejak sesi awal debat publik digelar, kedua paslon berupaya memunjulkan jawaban-jawaban terbaiknya dalam berbagai topik pembahasan berbeda. Mulai dari pendidikan, ekonomi, kemasyarakatan, dan lainnya.

Masing-masing dari mereka berupaya memberikan penjelasan logis dari langkah yang akan ditempuh jika terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota pada periode mendatang.

Dalam sesi menjawab pertanyaan warga, paslon Gibran-Teguh sempat mengutarakan gagasannya akan wellness tourism atau wisata kesehatan. Pertanyaan itu diungkapkan oleh warga bernama Didit, 41, yang merupakan pekerja seni dalam bidang musik sekaligus pelaku terapi pijat.

Pria yang sehari-hari tinggal di salam satu rumah susun di Solo ini menyoal tentang peran pemerintah dalam pemberdayaan penyandang disabilitas.

“Kalau prinsip saya dan Pak Teguh, siapa yang makin terpuruk akan makin kami prioritaskan. Untuk kasus seperti Mas Didit tadi (dengan kemampuan yang dipunya, Red), akan kami dorong agar makin berdaya. Dalam hal ini yang akan kami kembangkan untuk Solo adalah wisata kesehatan, wellness tourism,” jelas Gibran dalam debat tersebut.

Menurutnya, gagasan wellness tourism bakal dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang ada di Kota Bengawan. Misalnya melibatkan layanan-layanan pijat yang akan dikombinasikan dengan pengobatan tradisional dan jamu.

Bagi Gibran, wellness tourisem sangat penting demi menunjang unsur kepariwisataan yang lainnya. “Ini tidak bisa diabaikan karena wisata kesehatan itu penting. Gagasan ini akan nyambung dengan visi kami untuk menjadikan Solo sebagai wisata olahraga,” terang Gibran.

Komentar