Ganjar: Aparatur Negara Harus Beri Contoh Disiplin Protokol Kesehatan

November 5, 2020

SEMARANG, RAKYATJATENG – aparatur negara mulai dari sipil, TNI maupun Polri untuk berikan contoh baik penerapan protokol kesehatan.

Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyusul adanya lurah di Semarang yang positif Covid-19.

Ganjar mengatakan, aparatur negara setiap harinya bertemu dan melayani masyarakat. Menjadi kewajiban mereka untuk memberikan contoh yang baik.

“Aparatur ini apakah sipil TNI Polri ini yang berisiko paling tinggi, karena harus melayani masyarakat, tiap hari harus bertemu masyarakat. Kenapa harus ada protokol kesehatan itu, maka kita memberikan contoh,” kata Ganjar di ruang kerjanya, Rabu (4/11/2020).

Dikatakannya, terkadang orang tidak menyadari atau lupa sehingga menyepelekan protokol kesehatan. “Karena itu cuci tangan menjadi penting, untuk apa? Jangan sampai tangan yang sering megang apa-apa ini nempel ke mata, hidung, mulut,” katanya.

Selain cuci tangan dan pakai masker, Ganjar menyebut protokol kesehatan yang sering tanpa sadar tak ditaati yaitu jaga jarak. Dalam hal ini, peran aparatur untuk promotif juga penting.

“Maka ini yang penting. Kalau pakai masker cuci tangan relatif bisa. Nah seringkali orang-orang tidak sadar, wong cuma sebentar kok pak, lha ya cuma sebentar itu nemplok. Ini yang mesti dijaga, maka promotornya sekarang kita tingkatkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebanyak enam pegawai kantor Kelurahan Manyaran Semarang Barat terpapar Covid-19. Kasus tersebut diketahui setelah salah satu perangkat kelurahan dinyatakan positif Covid-19.

Selanjutnya, seluruh pegawai di kelurahan tersebut menjalani swab test dan hasilnya lima orang terkonfirmasi positif Covid-19. (*/yon)

Komentar