Bertambah 21 Orang, Kasus COVID-19 di Boyolali Total 1.059

Oktober 23, 2020

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, bertambah 21 orang menjadi total 1.059 kasus menurut data Dinas Kesehatan setempat pada Jumat malam ini (23/10/2020).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Ratri S Survivalina, bertambahnya 21 kasus COVID-19 di Boyolali tersebut sebanyak sembilan di antaranya, merupakan penularan dari kasus sebelumnya.

Ratri S Survivalina mengatakan dari sebanyak 1.059 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut dengan rincian sebanyak 76 kasus masih dirawat di rumah sakit, 74 kasus masih menjalani isolasi mandiri, sebanyak 8678 kasus sudah dinyatakan sembuh dan 42 kasus meninggal dunia.

Ratri menjelaskan kasus konfirmasi positif COVID-19 ke-1.039 yakni inisial SYT asal Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Dia terkonfirmasi positif pada pemeriksaan usap di Rumah Sakit Universitas Slamet Riyadi Surakarta, tanggal 23 Oktober 2020. Saat ini masih menjalani perawatan.

Kasus konfirmasi positif ke-1.040 (WPW) asal dari Desa Teras, Kecamatan Teras, terkonfirmasi positif pada pemeriksaan usap di Rumah Sakit Universitas Slamet Riyadi Surakarta tanggal 23 Oktober 2020. Saat ini masih menjalani perawatan.

Kasus konfirmasi positif ke- 1.041 (YLY) asal Desa Kalangan, Kecamatan Klego, terkonfirmasi positif pada pemeriksaan usap tanggal 20 Oktober 2020 di Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.

Kasus konfirmasi positif ke-1.042 (HNA) dan 1.043 (ENS) asal dari Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, terkonfirmasi positif pada pemeriksaan swab tanggal 20 Oktober 2020. Keduanya kontak erat dengan probable yang meninggal di RS PKU Aisiyah.

Kasus konfirmasi positif ke=1.044 (SJH) asal dari Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, terkonfirmasi positif pada pemeriksaan usap tanggal 20 Oktober 2020. Merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi ke-997.

Komentar