Kisah Hanung Satrio, 2 Kali Tunda Pernikahan Gegara Positif Covid

Oktober 21, 2020
Belum ada gambar

WONOGIRI, RAKYATJATENG – Momen bahagia menjadi pasangan suami istri harusnya sudah dinikmati pasangan kekasih Hanung Satrio Panjalu dan Dewi Erna Permana sejak jauh-jauh hari. Namun, gara-gara calon mempelai pria positif Covid-19, terpaksa pernikahan ditunda. Bahkan hingga dua kali. Seperti apa kisahnya?

MAYORITAS kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri Jawa Tengah adalah klaster pelaku perjalanan. Mereka tertular di perantauan.

Seperti yang dialami oleh Hanung Satrio Panjalu. Warga Lingkungan Keden RT 01 RW 04, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah ini terpapar Covid-19 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Dia bekerja di salah satu rumah sakit di sana sebagai petugas rekam medis.

Akibat pandemi ini, rencana pernikahan dia dengan sang pujaan hati sempat tertunda. Tak hanya sekali, namun dua kali. Pertama, pernikahan keduanya direncanakan setelah Lebaran, tepatnya di Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Namun, gagal setelah dia tak bisa pulang ke kampung halamannya karena situasi masih masa pandemi Covid-19.

“Tidak memungkinkan saat itu, masih pandemi. Tiket pulang sebenarnya sudah ada tapi di-reschedule,” ungkapnya belum lama ini.

Akhirnya, keluarga dia dan sang kekasih pun berembug kembali. Akhirnya disepakati pernikahan akan digelar 2 Agustus 2020. Hanung pun sudah memesan tiket untuk pulang ke Wonogiri.

Namun di luar rencana, pernikahan Hanung terpaksa kembali tertunda. Jelang beberapa hari sebelum kepulangannya ke Kota Sukses, Hanung dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri.

“Waktu itu seminggu sebelum pulang sudah siap-siap. Pakaian sudah masuk koper. Tapi saya merasakan ada gejala Covid-19 seperti batuk dan pilek. Namun, saya abaikan karena gejala itu hanya bertahan satu hari,” ujarnya.

Komentar

VIDEO TERKINI