Komentar Mereka Soal Kuota Belajar dari Pemerintah: Saya Sangat Bersyukur Sekali

Oktober 17, 2020

SEMARANG, RAKYATJATENG – Smartfren telah menyalurkan kuota belajar untuk para siswa, guru, mahasiswa dan dosen yang tersebar di seluruh wilayah operasional perusahaan, sebagai upaya untuk mendukung program pembelajaran jarak jauh dari Kementerian Pendidikan.

Selain menyalurkan bantuan kuota belajar dari pemerintah, Smartfren juga mengadakan sejumlah inisiatif, antara lain memberi kartu perdana gratis untuk seluruh pelajar serta pengajar yang memerlukannya.

Deputy CEO Mobility Smartfren, Sukaca Purwokardjono mengatakan bahwa Smartfren sangat mendukung program pemerintah untuk pembelajaran jarak jauh. Selain itu, sejak awal Smartfren juga selalu aktif mengadakan berbagai insiatif yang membantu kelancaran pendidikan di seluruh wilayah operasionalnya.

“Kami yakin jaringan telekomunikasi Smartfren yang sudah 100 persen 4G, akan sangat memudahkan pelajar dan tenaga pengajar bertatap muka, belajar, dan mengakses segala kebutuhan sekolah secara online,” ujar Sukaca dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2020).

Kedua bantuan tersebut, baik yang disalurkan dari pemerintah maupun inisiatif dari Smartfren diharapkan membantu jalannya pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, seperti ketersediaan kuota belajar. Apalagi mengingat saat ini metode pembelajaran tersebut merupakan salah satu alternatif terbaik di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Sekolah SDN Pakal I Surabaya Erna Prasetyowati yang mewakili penerimaan bantuan di sekolah itu menuturkan salah satu tantangan terbesar bagi pelaksaan pembelajaran jarak jauh di wilayahnya adalah persoalan kuota internet dan ketersediaan smartphone.

Menurutnya, untuk sejumlah kecil siswanya yang belum memiliki smartphone, guru akan datang ke rumah murid, membawa materi pelajaran yang dibutuhkan, meski ada juga guru yang harus menunggu sampai malam, agar murid bisa meminjam koneksi internet di smartphone orang tua untuk upload tugas yang diberikan.

Komentar