Sosialisasi Keamanan Penerbangan, Angkasa Pura I Gelar ASC Meeting dan AEC

Oktober 16, 2020

SEMARANG, RAKYATJATENG – Sebagai upaya dalam rangka meningkatkan keamanan dan keselamatan di area Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, PT Angkasa Pura I (Persero) kembali menggelar kegiatan Airport Security Committee (ASC) Meeting ke-3 dan Airport Emergency Committee (AEC) tahun 2020.

Agenda pada ASC Meeting kali ini adalah Sosialisasi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan RI Nomor 51 Tahun 2020 tentang Keamanan Penerbangan Nasional, pendelegasian pemeriksaan kargo dan pos, serta penyampaian perubahan lokasi fire station dan amandemen perubahan dokumen Airport Emergency Plan (AEP) Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para stakeholder tentang regulasi keamanan dan keselamatan penerbangan, juga untuk mewujudkan sumber daya yang kompeten dan profesional.

“Serta mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan peraturan keamanan penerbangan. Selain itu juga kegiatan ini dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi antarstakeholder untuk mencapai tingkat keamanan, sesuai dengan standar dari Kementerian Perhubungan RI,” ujar Hardi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2020).

Oleh karena itu, saran dan masukan dari para stakeholder sangat diperlukan pada forum ini, agar pelaksanaan keamanan di lapangan dapat dijalankan dengan baik.

Di masa adaptasi kebiasaan baru ini para petugas bandara harus bersama-sama meningkatkan koordinasi dan komunikasi, serta mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapi. Tujuannya agar para pengguna jasa tetap aman dan nyaman saat berada di bandara.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadikan suatu komitmen untuk mencegah ancaman-ancaman, yang dapat membahayakan penerbangan. Insan kebandarudaraan mempunyai tanggung jawab dan komitmen untuk melakukan langkah pencegahan dini dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” tambah Hardi.

Komentar