Tertib, Kapolda Apresiasi Unjuk Rasa di Semarang

Oktober 13, 2020

SEMARANG – Aksi demonstrasi buruh di DPRD Jateng menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja berjalan aman, tertib dan damai tanpa ada kericuhan.

Aksi damai buruh itu mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Ahmad Lutfi.

Dia menerangkan, aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang bisa menjadi role model bagi daerah lain karena bisa dilakukan secara tertib.

“Aksi demo buruh hari ini di DPRD Jateng bisa menjadi role model bagi wilayah lain. Aksi demo dilaksanakan dengan tertib dan polisi jamin keamanannya,” kata Kapolda, Senin (12/10/2020).

Menurutnya unjuk rasa merupakan bentuk penyampaian aspirasi dari masyarakat yang boleh dilakukan.

Namun dalam situasi pandemi sekarang, demi keselamatan rakyat Polda Jateng melarang aksi unjuk rasa dan kegiatan apapun yang sifatnya menimbulkan kerumunan untuk sementara waktu.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menambahkan unjuk rasa kali ini memang tidak seperti unjuk rasa sebelumnya yang berujung bentrokan.

Bahkan dalam unjuk rasa kali ini aparat kepolisian yang berjaga dan pendemo saling memberi bunga dan minuman saat demonstrasi berlangsung.

“Demo buruh hari ini kami apresiasi acung jempol. Polisi dan pendemo saling memberi bunga dan air minum,” ucapnya. (Sen)

Komentar