Dituduh Berbohong Saat Pengambilan Darah, Kang Emil: Perkuat Iman dan Ilmu

Oktober 4, 2020

BANDUNG, RAKYATJATENG – Hendaknya berilmu sebelum berkomentar. Terlebih sampai menuduh.

Yang dituduh, orang nomor satu di Jawa Barat lagi. Malu dong, sudah menuduh, salah pula.

“Perkuat iman dan ilmu,” tulis Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di laman Instagram pribadinya @ridwankamil, Jumat (2/10/2020).

Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — menanggapi mereka yang nyinyir sekaligus menuduhnya melakukan pembohongan publik, terkait aktivitasnya saat menjadi relawan tes vaksin Covid-19, Rabu (30/9).

Bermula dari tampilan foto Kang Emil sedang dalam proses pengambilan darah oleh petugas medis.

Karena menggunakan vacutainer, terkesan tabung vacutainer yang menempel pada lengan Kang Emil, seperti jarum suntik yang belum dibuka tutupnya. Seolah proses ambil darah itu bohongan.

Bagi masyarakat umum, teknologi vacutainer mungkin masih tampak asing. Tidak sedikit yang memberi komentar miring terkait giat kemanusiaan Kang Emil tersebut.

Mereka yang minim pengetahuan medis, ditambah gejala buruk sangka pada pemerintah di masa pandemi Covid-19 ini, bertubi menuduh Gubernur Ridwan Kamil melakukan pencitraan. Bahkan pembodohan publik.

Seperti akun @teluuur menulis: padahal tutup jarum suntiknya belum dibuka. Lalu, @payy86 mengomentari: pembodohan ini mah.

Ada lagi @alwisyahabb: Dunia ini panggung sandiwara… Ada peran berpura-pura… Mengapa kita bersandiwara.

Tidak ketinggalan @pratma.id menulis: Alangkah senangnya penguasa bila rakyatnya tak mampu berpikir… Manipulasi yang luar biasa pak kamil.

Serta masih banyak lagi cemoohan lainnya.

Namun, dengan santai Kang Emil memberi penjelasan yang menyenangkan. Sekaligus menambah wawasan bagi mereka yang belum tahu teknologi vacutainer.

“Alat ini namanya vacutainer. Ada dua jarum: satu ke vena, satu ke tabungnya. Yang terlihat seperti tutup, ya itu tabung vacumnya,” tuturnya.

Komentar