Angka Kesembuhan Covid-19 di Boyolali Cukup Tinggi

September 29, 2020
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Jawa Tengah menyatakan angka kesembuhan warga terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayahnya dinilai cukup tinggi yakni mencapai 637 kasus atau sekitar 78 persen.

“Angka kesembuhan COVID-19 di Boyolali sekitar 78 persen dari total 812 kasus terkonfirmasi positif itu, memang termasuk cukup tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, di Boyolali, Selasa (29/9/2020).

Menurut dokter Ratri S Survivalina pihaknya memang selalu mengedepankan program promotif (sosialisasi) dan preventif (pencegahan). Jadi program Gerakan Masyarakat (Germas) pola hidup sehat sejak awal sebelum ada pandemi COVID-19 sudah digiatkan masyarakat di Boyolali.

Bahkan, Dinkes terus menginstruksikan pada tiap-tiap desa di wilayah Boyolali membentuk Kampung Germas, dimana melalui program ini, masyarakat mempunyai kesadaran sendiri untuk melaksanakan protokol kesehatan. Mereka juga mempunyai rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah kesehatannya secara mandiri.

Sehingga, lanjut Ratri, permasalahan-permasalahan yang terkait dengan sarana prasarana, kebersihan lingkungan, dan sebagainya memang itu, diselenggarakan, dilaksanakan, digunakan dari dan oleh masyarakat.

Ratri mengatakan dengan adanya pemberdayaan masyarakat tersebut pengawasan terhadap warga kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu, dilaksanakan sendiri oleh lingkungannya. Sehingga, kesadaran untuk melaksanakan isolasi benar-benar dipatuhi, dan mereka berupaya tidak keluar rumah.

“Jika ada warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19, tetapi orang tanpa gejala dari lingkungan sendiri yang melakukan pengawasan,” kata Ratri.

Selain itu, pihaknya juga mengenalkan dengan program yang dinamakan “Jogo Tonggo”. Program ini, sangat efektif sekali karena hal ini dapat membantu pemerintah yang memiliki waktu dan anggaran terbatas.

Sehingga, kata Ratri, gerakannya tidak bisa maksimal 24 jam, tetapi adanya program Jogo Tonggo dan pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan ini, sangat efektif untuk bisa mencegah penularan COVID-19 lebih luas lagi dari sisi pengawasan pasien-pasien yang terkonfirmasi positif.

Komentar

VIDEO TERKINI