Pilkada Sukoharjo: Etik-Agus 1, Joko-Wiwaha 2

September 25, 2020
Belum ada gambar

Sementara itu, Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengakui, rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut paslon bupati-wakil bupati Sukoharjo sedikit molor dari jadwal. Itu disebabkan perubahan regulasi.

Sebelumnya, KPU Sukoharjo mengacu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10, terutama pasal 9, terkait siapa saja yang diundang dalam pengundian serta penetapan nomor urut.

Namun, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 01.00, KPU Sukoharjo menerima PKPU Nomor 13 tentang perubahan dari PKPU Nomor. Pada pasal 55 diatur, peserta rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut hanya pasangan calon, penghubung, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) maksimal dua orang. “Sehingga KPU Sukoharjo harus berkoordinasi dengan semua pihak, khususnya tamu undangan. Jadi tadi acara agak tertunda,” terang dia. (rs/kwl/per/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI