Pilkada Blora: Tarung Jargon untuk Pikat Pemilih

September 20, 2020
Belum ada gambar

BLORA, RAKYATJATENG – Banyak cara dilakukan untuk memikat pemilih pada Pilkada 9 Desember mendatang. Salah satunya dengan perang jargon yang unik dan menarik.

Mulai dari pasangan Umi-Agus Sugiharto (Umat) “Blora Sejahtera dan bermartabat, Karena Kedamaian Penuh Berarti”. Lalu Arief-Tri Yuliana (Artys) “Sesarengan Mbangun Blora, Mbangun Dalan Dadi Alus, Banyu Lancar Terus”. Serta pasangan Dwi Astuti-Riza Yudha Prasetya (Asri) “Blora Maju, Hebat dan Bermartabat”.

Abdul Hakim, wakil ketua tim pemenangan pasangan Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati (Artys) mengaku jargon “Sesarengan mBangun Blora, Mbangun Dalan Dadi Alus, Banyu Lancar Terus” merupakan komitmen untuk membangun, menata Blora lebih baik. Sebab membangun Blora tidak bisa sendirian. Semua elemen bisa ikut ambil bagian dalam pembangunan Blora ke depan.

“ARTYS menawarkan solusi. Memberikan solusi bagi permasalahan atau keluh kesah masyarakat selama ini,” bebernya.

Dia menambahkan dengan jargon tersebut, Artys yakin masyarakat akan mendukung dan bergerak bersama-sama untuk menata Blora, membangun Blora lebih baik. “Yakin menang. Yang punya ide, gagasan kita ajak bersama-sama. Baik petani, pedagang, swasta, wiraswasta, pemerintah dan rakyat untuk Sesarengan mBangun Blora,” tambah pria yang juga menjabat sebagai ketua DPC PKB Blora itu.

KOMPAK: Umi Kulsum-Sugiyanto bersama pimpinan partai pengusung dan pendukungnya dalam salah satu acara belum lama ini. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Ketua Tim Pemenangan Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat), Mei Naryono mengaku pasangan Umat saat ini menggunakan selogan “Blora Sejahtera dan bermartabat, Karena Kedamaian Penuh Berarti”. Namun rencananya jargon ini bakal dipoles lagi. “Masih kami rapatkan dan akan diperbaharui,” ucapnya.

Menurutnya, jargon pasangan Umat yakin menang 60 persen dalam pilkada mendatang. Untuk itu pihaknya terus berjuang untuk menarik masyarakat agar mau memilih dan memenangkan pasangan Umat. “Caranya dengan berbuat kebaikan. Tidak hoax dan tidak sara dan tidak kampanye hitam,” jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI