Tumbuhkan UMKM saat Pandemi, PT Angkasa Pura I Salurkan Pinjaman Kemitraan

September 17, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Sejak awal tahun 2020, penyebaran Covid-19 menimbulkan keresahan di masyarakat. Keresahan yang dialami masyarakat menciptakan berbagai macam persoalan, sampai dengan masa adaptasi kebiasaan baru ini.

Hal tersebut memberikan dampak yang begitu besar bagi kehidupan dan perekonomian Indonesia.

Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menyalurkan Pinjaman Kemitraan Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp250 juta.

Dana pinjaman kemitraan tersebut diberikan kepada 5 mitra binaan terpilih di wilayah Jateng. Mitra binaan itu bergerak di sektor industri, perdagangan, perikanan, dan peternakan.

General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menyampaikan, bahwa pada tahun 2020 ini sebanyak 10 UMKM di wilayah Jateng telah bergabung menjadi Mitra Binaan AP 1 Semarang, yang diberikan pinjaman modal usaha dengan total keseluruhan sebesar Rp650 juta.

“Selain memberikan pinjaman modal usaha, tentunya para mitra juga akan mengikuti program pembinaan berupa pelatihan peningkatan kapasitas usaha atau pameran produk. Namun mengingat kondisi pendemi saat ini, maka pembinaan dilaksanakan dengan pelatihan online learning dan sertifikasi batik mark,” kata Hardi dalam keterangan resminya, kemarin.

Selain program kemitraan, penyaluran juga dilaksanakan untuk hibah pembinaan pameran dan hibah pengembangan usaha sebesar Rp18 juta. Juga program bina lingkungan sampai dengan bulan Juli 2020, dengan total dana penyaluran sebesar Rp665 juta.

Adapun penyaluran bina lingkungan tersebut diberikan kepada, penanganan Covid-19 sebesar Rp315 juta, perbaikan bangunan sekolah sebesar Rp80 juta, pelayanan program kesehatan keliling sebesar Rp52 juta, fasilitas umum masyarakat sebesar Rp 60 juta, perbaikan sarana tempat ibadah sebesar Rp100 juta serta bantuan sembako dan bakti sosial sebesar Rp57 juta.

Komentar

VIDEO TERKINI