Jaringan Kabel Listrik dan Komunikasi di Kota Semarang Ditanam dalam Tanah

September 17, 2020
Belum ada gambar

Dirinya melanjutkan jika investasi yang semula senilai Rp 617 miliar kini menjadi Rp 50 miliar. Tahap awal diselesaikan dalam jangka waktu kurang lebih enam bulan.

Melalui KSO, BPS-Moratelindo akan melaksanakan pembangunan pekerjaan ducting bersama dan menara telekomunikasi selular di ruas jalan milik Pemkot Semarang.

Hendi juga menuturkan, dengan dimulainya pengerjaan sistem ducting tersebut, pasti akan ada pembongkaran trotoar yang massif. Mengingat saluran kabel akan diletakkan di bawah tanah. Dirinya pun berharap masyarakat bisa memaklumi proses pembangunan yang dilakukan.

“Sebelumnya saya meminta maaf, jika nantinya akan ada sedikit kemacetan di area pembangunan,” tambahnya.

Dirinya menambahkan jika pembangunan ducting ini akan menjadikan Kota Semarang sebagai pioner kota yang menerapkan smart city. Memperkuat basis smart city melalui penataan infrastruktur bidang telekomunikasi menjadi lebih baik.

“Nantinya,ini akan menjadikan kota Semarang yang pertama mempunyai teknologi 5G,” pungkas Hendi.

Sementara itu, Kepala KSO BPS Moratelindo, Resi Y Brahmani menuturkan jika pihaknya tetap berkomitmen menjadikan Kota Semarang menjadi kota terbaik di Indonesia.

Melalui ducting akan membebaskan langit Kota Semarang dari kesemrawutan kabel. “Jika tidak ada halangan, tahap pertama akan selesai dalam 6 bulan,” ungkap Resi. (Sen)

Komentar

VIDEO TERKINI