Survei Capres: Ganjar Dekati Prabowo, Ridwan Kamil Geser Anies

September 16, 2020
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Survei yang dilakukan oleh Polmatrix Indonesia menunjukkan tingkat elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berhasil menggeser elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (16/9/2020), mengatakan, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih bertengger di angka 18,5 persen, namun sedikit turun dari survei pada bulan Mei 2020 sebesar 18,9 persen.

Pada urutan berikutnya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, naik tipis dari 13,7 persen menjadi 13,9 persen.

Perubahan signifikan terjadi pada posisi ketiga, di mana sebelumnya diduduki oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kini tergeser oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Elektabilitas Anies turun dari 12,8 persen menjadi 10,6 persen, sedangkan Kang Emil melonjak dari 7,9 persen menjadi 11,1 persen.

“Konfigurasi baru pertarungan elite politik menampilkan tiga besar menuju 2024, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil,” jelas Dendik.

Perubahan ini terekam dalam periode empat bulan sejak survei sebelumnya yang dilakukan pada Mei 2020.

Sementara Prabowo dan Ganjar makin mengokohkan diri, tetapi kenaikan elektabilitas Kang Emil yang menggeser posisi Anies menarik untuk dicermati.

Hasil survei Polmatrix Indonesia terkait elektabilitas calon presiden. (ANTARA/HO-Polmatrix Indonesia)

Menurut Dendik, rivalitas antara kedua kepala daerah yang bertetangga itu mendorong pula kompetisi dalam menelurkan kebijakan. Kang Emil lebih berhasil mendulang keuntungan secara elektoral dibandingkan dengan Anies.

Demikian pula dalam kasus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Elektabilitas Khofifah sedikit turun dari 5,6 persen menjadi 5,2 persen, sedangkan Risma merosot dari 3,0 persen menjadi hanya 1,6 persen. Seperti halnya Kang Emil, sosok Khofifah lebih dinilai positif dibandingkan Risma,” lanjut Dendik.

Komentar

VIDEO TERKINI