Penderita Kanker Meningkat, Avrist Tawarkan Produk Avrist Prime Hospital & Surgical, Ini Keunggulannya

September 16, 2020

SEMARANG, RAKYATJATENG – Berdasarkan data Yayasan Kanker Indonesia (YKI), jumlah penderita kanker di Indonesia terus meningkat. Di tahun 2019, angka kejadian kanker di Indonesia mencapai 1,362 per 1 juta penduduk.

Kanker adalah penyakit yang 90-95 persen kasusnya disebabkan faktor lingkungan, dan 5-10 persen karena faktor genetik atau keturunan.

Di Indonesia sendiri, kanker tertinggi untuk laki-laki adalah kanker paru dan hati. Sedangkan jenis kanker genetik seperti kanker payudara paling lazim ditemukan pada perempuan. Kanker genetik atau turunan yang diderita oleh keluarga multi-generasi contohnya kanker kolon, kanker rahim, kanker kulit, dan lain-lainnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, biaya perawatan kanker merupakan nomor 2 termahal di Indonesia, setelah hemodialisis. Apalagi, biaya kesehatan di Indonesia rata-rata naik 12 hingga 13 persen setiap tahunnya. Laju ini mengalahkan Singapura sebesar 9,9 persen, Hong Kong 7,5 persen, dan Korea Selatan 7 persen.

Oleh karenanya, PT Avrist Assurance (Avrist Assurance) meluncurkan produk asuransi kesehatan terbaru bernama Avrist Prime Hospital & Surgical. Produk ini merupakan solusi guna memenuhi kebutuhan medis dalam rawat inap dan pembedahan bagi keluarga, serta memberikan akses dalam mendapatkan perawatan kesehatan terbaik di dalam dan luar negeri.

Head of Corporate Marketing Communications, PT Avrist Assurance, Ernest Febrianto mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan asuransi sebagai solusi cerdas bagi setiap rumah tangga di seluruh Indonesia.

“Karena menyediakan perawatan kesehatan untuk keluarga, termasuk orang tua, merupakan hal yang penting sebagai orang yang sudah menginjak umur dewasa. Apalagi bila kita menjadi pencari nafkah utama. Cermat berasuransi merupakan salah satu jawaban untuk menjaga perencanaan keuangan keluarga agar tidak menguras habis tabungan seumur hidup,” katanya, pada Edukasi Virtual Avrist Prime Hospital Surgical yang digelar via Zoom, Rabu (16/9/2020).

Komentar