Kucing Ditembak di Karanganyar, Terduga Pelaku Bakal Dipolisikan

September 15, 2020

SOLO, RAKYATJATENG – Kasus penganiayaan terhadap kucing terjadi di Karanganyar, Jawa Tengah. Di mana hewan peliharaan kucing diduga ditembak menggunakan senapan angin. Mendapat laporan kejadian itu, Rumah Difabel Meong akan membawa kasus penganiayaan hewan ini ke ranah hukum.

Founder Rumah Difabel Meong, Ning Hening mengatakan, akan membuat laporan ke Polres Karanganyar, besok (16/9).

Diceritakan Ning, Rumah Difabel Meong mendapat laporan dari W, salah seorang warga Karanganyar yang kucingnya ditembak oleh tetangganya sendiri.

“Dari pengakuan korban ke kami, sudah empat kucingnya yang ditembak. Sudah mulai terjadi setelah Lebaran kemarin, dan terakhir sekitar lima hari yang lalu. Dari empat yang ditembak itu, satu di antaranya tidak tertolong,” jelas Hening, Selasa (15/9).

Menurut Ning, kasus tersebut baru dilaporkan kepada lembaganya karena W sebagai pemilik sudah tidak memiliki biaya untuk pengobatan kucingnya. Sebab, untuk biaya pengambilan peluru bisa menyentuh angka Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

Saat ini, kucing bernama Kuki milik W yang berhasil diselamatkan masih berada di rumah. Rencananya kucing Kuki akan dioperasi di Jogja.

“Di solo sebenarnya ada, tapi antreannya cukup lama. Kalau kondisinya ada tiga luka yang kami duga bekas tembakan. Tapi dari hasil rontgen ada satu (peluru) bersarang di paha,” urai Hening.

Bagaimana penembakan bisa terjadi? Diungkapkan Hening, kejadian bermula saat kucing milik W ini bermain di sekitar rumah terduga pelaku penembakan yang memiliki peliharaan burung. Diduga, terduga pelaku yang masih tetangga dengan W ini merasa tidak senang karena burung peliharannya bisa terganggu. Sehingga tega menembak si kucing.

“Ini yang kami sesalkan. Yang namanya kucing pasti seperti itu, diusir saja cukup,” katanya.

Komentar