Gelar Live Music Ramai Penonton, Kedai Kopi di Jepara Disegel Satpol

September 11, 2020

JEPARA, RAKYATJATENG – Akibat tidak menerapkan prokes, kafe di Desa Ngabul, Tahunan, Jepara, disegel Satpol PP. Sebelumnya, kafe itu sempat viral di media sosial, lantaran menggelar live music di tengah pandemi yang menampakkan kerumuman penonton dan abai terhadap prokes. Satpol PP Jepara pun akhirnya menyegel kafe itu kemarin pagi.

Rabu (9/9) malam setelah mendapatkan laporan dari warga, Polsek Tahunan juga sudah turun tangan. Aparat kepolisian datang ke kedai kopi itu. Namun, acara live music sudah selesai.

Kabid Penegakan Perda pada Satpol PP Jepara Anwar Sadat mengatakan, pihaknya menegakkan Perbup Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Selain karena melanggar peraturan daerah, penyegelan juga dilakukan lantaran usaha tersebut belum memiliki izin.

Sebelum viral sebagaimana saat ini, bulan lalu pihaknya sempat dua kali patroli gabungan ke tempat tersebut. ”Karena kami sering mendapat potongan video kalau di tempat tersebut ramai dan abai protokol kesehatan. Tapi, saat kami ke sana selalu tutup,” ungkapnya.

DISEGEL: Petugas Satpol PP Jepara menyegel kafe kemarin. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Sebelum melakukan penutupan sementara, pihaknya sempat bertemu dengan pemilik kafe. ”Kami tutup sementara sampai pemilik punya komitmen untuk mengikuti protokol kesehatan dan perizinan kafe, karena kami cek di perizinan belum ada,” katanya.

Tak hanya penyegelan, pemilik kedai kopi juga diminta datang ke kantor Satpol PP hari ini untuk mendapatkan pembinaan.

Salah satu penonton acara live music di kedai kopi tersebut, Rahman menyatakan, kondisi malam itu memang ramai. Sebab, menghadirkan salah satu band yang sedang naik daun di tempat tersebut.

Komentar