Pilkada Klaten: ABY-HJT Mendaftar, KPU Nyatakan Syarat Pencalonan Lengkap

September 7, 2020
Belum ada gambar

KLATEN, RAKYATJATENG – Bakal calon bupati dan wakil bupati Klaten Jawa Tengah Arif Budiyono-Harjanta (ABY-HJT) mendaftarkan diri sebagai pasangan calon pada hari terakhir pendaftaran di KPU Klaten, Minggu (6/9).

Dari Posko ABY-HJT di Desa Jonggrangan, ABY berlari menuju Lapangan Jokopuring, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara.

Usai menempuh jarak sekitar 1 kilometer, akhirnya ABY bertemu HJT di Lapangan Jokopuring sekaligus berganti busana berupa beskap. Lalu melanjutkan perjalanan ke kantor KPU dengan menyusuri jalan protokol. Sesampai di Jalan Mayor Kusmanto, ABY-HJT melanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter.

KPU menerima pendaftaran ABY-HJT dengan persyaratan pencalonan dan calon yang dinyatakan lengkap. ABY-HJT yang diusung PKB, PAN, PPP, dan Partai Nasdem itu menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke KPU. Selanjutnya mereka akan mengikuti berbagai tahapan pilkada.

“Kami ingin mengubah Klaten menjadi kabupaten terbaik dan juara. Selama ini kita ketahui Klaten stagnan dan tertinggal dibandingkan dengan daerah lainnya. Saya berniat sekali untuk memperbaiki Klaten di semua sektor,” ucap Arif di sela-sela proses pendaftaran.

Arif menambahkan, selama ini pasangan calon telah memaksimalkan segala visi misinya di berbagai bidang. Tetapi dia memandang warga Klaten lama-lama juga bosan karena tidak pernah tercapai. Menurut Arif, diperlukan best knowledge serta pemimpin yang jujur, amanah, dan visioner.

Menurut dia, warga Klaten rata-rata sudah pintar dan menginginkan perubahan yang luar biasa. Jika tetap bertahan dengan kondisi Klaten seperti saat ini, maka akan membosankan. Arif pun menjanjikan perubahan dalam membangun dasar-dasar Klaten menjadi kabupaten juara jika terpilih nantinya.

“Selama 3,5 tahun ke depan akan kami bangun dasar-dasarnya. Bisa dilakukan di bidang kesehatan terkait puskesmas dengan pembangunan rawat inapnya di setiap kecamatan. Begitu juga perumahan yang tidak harus dari APBN,” jelas pria yang sedang memproses pensiun dini sebagai seorang aparatur sipil negera (ASN) ini.

Komentar

VIDEO TERKINI