Pembelajaran Tatap Muka SMP di Boyolali Mulai September

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah Darmanto di Boyolali. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Namun, lanjut dia, tidak seluruh sekolah dapat langsung menerapkan pembelajaran secara tatap muka. Sekolah diizinkan hanya yang ada di zona hijau dan kuning untuk menerapkan pembelajaran tatap muka.

“Sekolah di zona tinggi penyebaran COVID-19 belum memungkinkan untuk dilakukan pembelajaran tatap muka. Kebijakan sekolah adaptasi kebiasaan baru akan berbeda-beda, karena melihat kondisi sekolah tempat masing-masing,” katanya.

Sekolah yang bakal menerapkan pembelajaran tatap muka, kata dia, harus mendapatkan izin dari Satgas COVID-19 Kabupaten Boyolali. Satgas akan menentukan apakah lokasi sekolah tersebut memungkinkan untuk pembelajaran secara tatap muka atau tidak.

Jumlah PAUD di Boyolali ada sebanyak 703 sekolah baik negeri maupun swasta, untuk SD Negeri ada sebanyak 558 sekolah, SD swasta 34 sekolah, sedangkan SMP Negeri ada 52 sekolah, dan SMP Swasta 38 sekolah, demikian Darmanto. (Antara)

  • Bagikan