Sarangnya Nempel di Pohon Warga, Operasi Tangkap Tawon Ndas Cukup Menegangkan

Agustus 24, 2020

KLATEN, RAKYATJATENG – Detik-detik operasi tangkap tawon ndas atau OTT pada Minggu (23/8/2020) malam pukul 20.35 WIB, di rumah salah warga Kerun Baru, Belang Wetan, Klaten Utara, oleh relawan Tim Sebelas begitu menegangkan.

Sarang tawon sebesar kepala bocah yang terkenal berbahaya dengan racun sengatannya itu, bertengger di batang pohon mangga milik penduduk. Warga yang menonton harus menahan nafas, ketika seorang relawan yang sudah terlatih mulai memanjat pohon mangga tempat serangga itu bersarang.

Bermodal kapas yang sudah dilumuri bensin dalam keadaan gelap, seorang relawan dengan sigap menutup lubang sarang itu dengan kapas. Setelah dipastikan lubang tersumpal dan dibiarkan beberapa menit, maka puluhan tawon ndas itu mati dan akhirnya dapat dijinakkan.

Budi Santoso (42) warga Gadungan, Wedi, Klaten selaku komandan Tim Sebelas penjinak tawon ndas menjelaskan agar masyarakat tidak coba-coba mengganggu sarang tawon yang punya nama latin vespa affinis ini. Karena selain ganas, racun sengatannya sangat berbahaya.

“Terpenting bagi masyarakat jangan pernah mengganggu sarang tawon ndas, apalagi pada waktu siang hari. Sifat serangga ini ganas. Ia akan menyerang jika ketenangan atau rumah nya diusik,” kata Budi bersama 10 relawan lainnya sesaat setelah OTT.

Ia berpesan agar masyarakat melaporkan kepada petugas atau relawan jika menemukan sarang tawon ndas, sebab mereka sudah sangat terlatih. Tim Sebelas OTT tawon ndas akan melakukan operasi malam hari, di mana penglihatan vespa affinis berkurang.

“Pada malam hari saat OTT, dilakukan dengan lampu penerangan yang dipadamkan,” tuturnya.

Sukma (42) warga Kerun Baru, Belang wetan, Klaten Utara, Klaten mengaku lega tawon ndas yang bersarang di pohon mangga pekarangan rumahnya sudah bisa dijinakkan. Apalagi di sekitar tempat tinggalnya banyak anak kecil.

Komentar