Hendi Dorong Urban Farming Tanaman Pangan di Masa Pandemi

Agustus 23, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan di tengah tekanan pandemi Covid-19. Salah satu yang menjadi fokus perhatiannya adalah mengupayakan ketersediaan pangan bagi warga Kota Semarang.

Terlebih sampai saat ini persebaran Covid-19 masih terus terjadi, sehingga menurutnya kegiatan produksi dan distribusi bahan pangan harus tetap berjalan.

Menurut Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, untuk menjaga ketahanan pangan, tidak cukup jika hanya menitikberatkan pada masyarakat atau pemerintah saja.

Perlu ada sinergi dan usaha mulai dari tingkat individu, rumah tangga, masyarakat, sektor privat (perusahaan), dan pemerintahan, sebagai pemangku kebijakan sesuai konsep bergerak bersama yang selalu digelorakannya.

Salah satunya upaya tersebut adalah dengan menggalakkan urban farming tanaman yang dapat dikonsumsi langsung. Hal tersebut yang mungkin dapat diakses dengan mudah oleh kalangan masyarakat.

“Dan kita diuntungkan, karena bangsa kita sudah akrab dengan budaya bertani,” ujar Hendi usai meresmikan Kampung Siaga Candi Hebat di Kelurahan Lempongsari belum lama ini.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, melalui urban farming masyarakat diharapkan mampu menghasilkan ketersediaan pangan bagi keluarganya, yang secara tidak langsung dapat mendukung ketahanan pangan dan pada akhirnya mampu mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Jika dalam tataran masyarakat mungkin bisa dengan memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan tidur, untuk menjaga ketahanan pangan imbas pandemi Covid-19.

“Diharapkan agar setiap keluarga dapat memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangannya untuk bercocok tanam atau beternak. Terlebih, saat wabah Covid-19 seperti sekarang ini, pasokan dari sentra produksi menjadi sedikit terhambat,” kata Hendi.

Jauh hari sebelum terjadi pandemi Covid-19, konsep urban farming atau pertanian perkotaan telah dikampanyekan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pertanian dengan hashtag #ayonandur dan #bertaniitukeren, dengan harapan urban farming berkembang di setiap keluarga.

Komentar

VIDEO TERKINI