Kisah Mbah Khotim, Penerima Bantuan Modal dari Presiden dan Walikota Semarang

Agustus 18, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Mbah Khotim (70) pekan lalu menjadi korban penipuan. Kisah penjual jajanan keliling ini sampai ke Presiden Joko Widodo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Kemarin, ia menerima bantuan modal usaha agar bisa berjualan kembali.ADENNYAR WYCAKSONO

MBAH Khotim terkejut ketika Camat Candisari Moeljanto datang ke rumahnya di Jangli Telawah IV RT 03 RW 09 Kelurahan Jangli, Kecamatan Candisari. Apalagi Moeljanto datang tidak sendiri. Tapi bersama Lurah Jangli dan anggota Bhabinkamtibmas.

Tujuan camat untuk memberikan bantuan berupa sembako dan modal usaha bagi Mbah Khotim agar bisa kembali berjualan.

Pekan lalu, Mbah Khotim menjadi korban penipuan. Total dagangannya senilai Rp 400 ribu dilarikan oleh seorang wanita dengan modus ingin memesan jajanan yang dijual.

Mendapatkan bantuan pemerintah, sontak tangis Mbah Khotim pecah. “Sebenarnya saya sudah ikhlas, Mas. Alhamdulillah dari kejadian ini banyak yang memberikan bantuan,” katanya sambil menghapus air mata yang membasahi pipinya.

Mbah Khotim menceritakan kejadian pilu yang dialami pada Selasa (11/8) lalu. Saat itu tidak ada firasat apapun, kaki renta Khotim melangkah untuk menjajakan jajanan yang diambil dari tetangganya untuk dijual kembali.

Ketika melintas di sebuah gudang pakaian di daerah Jangli, tiba-tiba langkah kakinya dihentikan oleh seorang wanita yang mengendarai sepeda motor matic. Tanpa curiga, Khotim berhenti dan melayani wanita tersebut.

Singkat cerita, wanita itu ingin membeli semua dagangan yang dijual. Saat itu, lanjut Khotim, ia tidak curiga, bahkan ia senang karena bisa pulang cepat jika semua dagangannya diborong.

“Katanya di rumah wanita itu ada acara, nggak curiga. Semua dagangan sudah diborong tapi belum dibayar. Saya dibonceng diajak ke rumahnya di wilayah Jatingaleh, karena akan dibayar di rumah,” tuturnya.

Komentar

VIDEO TERKINI