Bareng Nasdem, Gerindra Dukung Hak Angket Penanganan Covid-19 di Jepara

Agustus 13, 2020
Belum ada gambar

”Sebenarnya gugus tugas sudah berusaha maksimal. Tetapi kalau tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat kan tetep tidak akan menghasilkan output yang optimal,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat, Keadilan Sejahtera, Berkarya, dan Hanura (DKBH) M. Latifun memilih mengkaji terlebih dahulu usulan hak angket itu. Agar tidak latah dan bermanfaat untuk masyarakat. Bukan untuk kepentingan sekelompok tertentu.

”Kalau kepentingannya untuk meningkatkan kinerja, kami sepakat dan sepaham. Karena fraksi kami dari beberapa partai, jadi perlu didiskusikan agar hasilnya maksimal,” tegasnya.

Terkait penanganan Covid-19, ia menilai perlu kekompakan dan saling sinergi antara stakeholder. Sehingga terjalin kerja sama yang kuat dan saling mengisi.

Sementara itu, sejak Jumat (7/8) lalu kantor DPRD ditutup hingga lima hari. Lantaran ada anggota dewan dan sekretariat yang positif Covid-19. Mulai hari ini, aktivitas di kantor wakil rakyat itu, akan kembali berjalan sebagaimana biasanya.

Hal ini disampaikan Sekretaris DPRD Trisno Santoso kemarin. Di hari pertama kembali aktif, ada beberapa agenda yang sudah menanti. Di antaranya rapat pimpinan dan rapat Banmus untuk menjadwalkan ulang beberapa rapat paripurna yang sebelumnya sempat ditunda lantaran antisipasi Covid-19 di kantor dewan.

”Dua hari berturut-turut (Kamis dan Jumat, Red) ada rapat paripurna,” katanya.

Trisno menjelaskan, untuk tahap awal, semua anggota dewan dan sekretariat yang hasil swab-nya negatif dan tak menjalani isolasi mandiri masuk seluruhnya. ”Nanti akan kami lihat, jika terlalu padat bisa jadi dibagi setengah atau seperempat masuknya. Namun untuk besok pagi (hari ini, Red) masuk semua,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (4/8) anggota dan sekretariat DPRD menjalani tes swab. Selain orang-orang di lingkungan DPRD, dua keluarga almarhum Ketua DPRD Imam Zusdi Ghozali, istri dan anaknya juga turut diperiksa.

Komentar

VIDEO TERKINI