AHM Latih Guru SMK soal Teknik dan Bisnis Sepeda Motor

Agustus 12, 2020

SEMARANG, RAKYATJATENG – PT Astra Honda Motor (AHM) terus mendukung pendidikan vokasi di Indonesia melalui pelatihan modul dasar kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda untuk 1.387 guru SMK.

Pelatihan secara daring ini bertujuan untuk mewujudkan standar kompetensi guru yang mumpuni sebagai modal utama mencetak siswa-siswi SMK berkualitas di bidang otomotif roda dua.

Untuk menjaga kualitas pendidikan vokasi di seluruh SMK yang menerapkan kurikulum TBSM Astra Honda, AHM melaksanakan berbagai pelatihan dan sertifikasi guru untuk memastikan standar ajar kurikulum TBSM yang sama di seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut dibagi menjadi dua pelatihan, yaitu pelatihan modul dasar dengan sertifikasi level bronze, dan pelatihan modul lanjutan dengan sertifikasi level silver.

Berlangsung selama dua hari, pelatihan ini fokus dalam enam hal, di antaranya identifikasi alat ukur, wiring diagram dan warna kabel, sistem pengapian dan pengisian, sistem transmisi otomatis, sistem bahan bakar, dan sistem PGM-FI.

Sebelum pelatihan, para guru diwajibkan mengikuti pre-tes sebagai tolok ukur awal kompetensi. Setelah pelatihan, pemahaman para guru juga diuji sesuai standar kompetensi yang ditetapkan.

Digelar sepanjang Agustus-Desember 2020, sesi pelatihan disupervisi langsung oleh Instruktur Training Main Dealer Sepeda Motor Honda di masing-masing daerah.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, perusahaan berkomitmen tetap mendukung pendidikan vokasi dengan metode yang disesuaikan perkembangan kondisi saat ini.

Berbagai inovasi terus digulirkan untuk tetap menjaga kualitas guru SMK yang menerapkan kurikulum TBSM Astra Honda di tengah pandemi, salah satunya adalah pelatihan secara daring.

“Meski saat ini beberapa daerah di Indonesia memberlakukan pembelajaran jarak jauh, kami ingin tetap hadir di dunia vokasi. Kami harap pelatihan secara daring bagi guru-guru di SMK binaan ini dapat mendukung terciptanya pendidikan vokasi yang lebih baik,” kata Muhibbuddin dalam keterangan resminya, kemarin.

Komentar