Ganjar Sidak Bengawan Solo, Temukan Pipa Limbah Siluman dan Bangkai Babi

Agustus 7, 2020
Belum ada gambar

Diakui dia, salah satu persoalan pencemaran sungai adalah dari para peterbak babi. Banyak peternak yang tidak memiliki IPAL dan membuang kotoran hingga bangkai babi ke sungai.

“Tadi saya lihat genjiknya (bangkai anak babi) mengambang di sungai. Peternak ini perlu pembinaan agar bisnisnya tetap jalan, tapi pencemarannya tidak dilakukan,” ucapnya.

Apakah ada sanksi yang diterapkan bagi perusahaan pembuang limbah tersebut? Ganjar mengungkapkan, untuk saat ini pemerintah belum akan menerapkan sanksi hukum. Namun, ia mengingatkan mereka agar segera memperbaiki dan mematuhi komitmen untuk perbaikan IPAL.

“Tapi kalau seandainya tidak memperbaiki, ya mohon maaf, terpaksa nanti kita ambil tindakan hukum pada mereka,” tegasnya.

Salah satu bos perusahaan pembuang limbah ke sungai, Edy mengatakan, pihaknya segera memperbaiki proses pembuangan limbah di perusahan.

“Besok akan langsung kami perbaiki, Pak. Laporannya nanti akan kami serahkan,” katanya kepada Ganjar.

Terpisah, salah satu peternak babi, Haryanto mengakui kesalahannya yang masih membuang limbah ternak ke sungai. Dia nekat melakukan hal tersebut karena belum memiliki IPAL sendiri

“Mohon maaf, Pak. Saya mengaku salah. Soalnya saya belum punya IPAL,” ucap dia.

Sementara itu, dalam sidak tersebut, Ganjar juga memberikan apresiasi kepada satu perusahaan tekstil besar yang sudah memenuhi komitmen untuk pengelolaan IPAL. Perusahaan tekstil tersebut sudah membeli alat dan memasangnya, sehingga limbah yang dibuang sudah memenuhi standar batas baku mutu air.

“Yang komitmen-komitmen ini kami acungi jempol, dan akan kami jadikan contoh,” pungkas Ganjar. (rs/bay/ria/per/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI