Covid-19 di Boyolali Tembus 225 Orang, 11 Kasus dari Klaster BMT

Agustus 4, 2020
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Jumlah kasus Covid-19 di Boyolali tembus 225 orang. Ada tambahan belasan kasus yang berasal dari klaster Puskesmas Kemusu dan salah satu koperasi syariah atau BMT.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali Ratri S. Survivalina mengungkapkan, dari total 225 kasus positif, di antaranya 98 orang masih dirawat dan 45 orang melakukan isolasi mandiri. Kemudian, 73 orang lainnya sudah selesai isolasi dan sembilan orang meninggal dunia.

”Untuk penambahan kasus baru, yang terbanyak dari klaster BMT,” kata Lina, sapaan akrab Suravivalina, Senin (3/8).

Sedikitnya ada 11 kasus positif dari salah satu BMT di Boyolali tersebut. Mereka yang terpapar berasal dari berbagai macam latar belakang. Ada yang merupakan karyawan, keluarga, tetangga, bahkan dari teman organisasi.

Lina mengungkapkan, penyebaran Covid-19 klaster BMT ini berawal dari notifikasi kasus di RSUD dr Moewardi Solo. Setelah dilakukan tracking, ditemukan ada kontak erat dengan pasien Covid-19 berkode 158 itu.

Pelaku kontak erat dengan pasien berinisial ABZ, kemudian diperiksa dan menemukan ada yang positif. “Sebanyak 11 orang yang positif ini termasuk yang bersangkutan, yang telah meninggal dunia,” kata Lina.

Selain dari klaster BMT, ada satu lagi kasus penularan dari para tenaga kesehatan (nakes) di klaster Puskesmas Kemusu. Sedikitnya ada tujuh nakes dari puskesmas yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemunculan klaster Puskesmas Kemusu itu bermula saat dilakukan rapid test seluruh nakes. Ternyata ada 20 nakes reaktif. Kemudian dilakukan tes swab, yang hasilnya tujuh nakes terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami temukan kasus itu pada Kamis (30/7). Lalu, Jumat (31/7) dan Sabtu (1/8) dilakukan pembersihan dan sterilisasi. Sedangkan tujuh nakes yang positif kini menjalani karantina di RSD Covid-19 Boyolali,” kata Lina.

Komentar

VIDEO TERKINI