2 Pasien Positif Covid-19 Asal Karanganyar Meninggal

Juli 28, 2020
Belum ada gambar

KARANGANYAR, RAKYATJATENG – Dua pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, meninggal dunia. Jenazah langsung dimakamkan sesuai prosedur pemulasaran Covid-19.

Seperti dilansir dari Jawa Pos Radar Solo, pasien positif Covid-19 yang meninggal tersebut yakni seorang perempuan berusia 63 tahun, warga Girilayu, Matesih. Jenazah telah dimakamkan pada Minggu (26/7) malam. Kedua adalah seorang laki-laki berusia 87 tahun, warga Alastuo, Kebakramat.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar Juliyatmono membenarkan adanya dua pasien yang meninggal dan positif corona. Untuk pasien asal Matesih sebelumnya memang sudah terdaftar sebagai orang dalam pemantaun.

Sementara untuk pasien asal Kebakramat diketahui positif Covid-19 setelah pihak rumah sakit di Solo yang merawatnya melakukan tes swab. Hasil tes swab yang positif diberikan kepada pihak keluarga dan puskesmas setempat.

“Yang Matesih semalam (Minggu malam) itu langsung dilakukan pemakaman. Dan untuk yang Kebakramat baru tadi pagi dimakamkan. Benar, Matesih itu dulunya ODP, dan hasilnya memang positif. Kalau untuk yang Kebakramat, kita baru tahu tadi setelah dari rumah sakit di Solo memberikan hasil swab test-nya kepada keluarga dan petugas kesehatan dari tim gugus tugas,” kata bupati, Senin (27/7).

Di sisi lain, beberapa sumber menyebutkan, pasien positif Covid-19 asal Matesih sebelumnya juga menderita penyakit diabetes melitus (DM) dan sempat dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk pasien positif dari Kebakramat, sempat menderita penyakit asma. Serta sering keluar masuk rumah sakit untuk proses medical check up.

Hingga saat ini, wilayah Kecamatan Colomadu menjadi penyumbang terbesar jumlah kasus Covid-19 di Karanganyar. Untuk antisipasi, tim gabungan dari damkar, satpol PP, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, serta TNI/Polri, melakukan penyemprotan disinfektan kembali ke sejumlah fasilitas umum. Di antaranya menyasar fasilitas pendidikan, keagamaan, sosial, dan perdagangan.

Komentar

VIDEO TERKINI