Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Tuntang, Usia 60-an Tahun, Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Juli 27, 2020

SEMARANG, RAKYATJATENG – Polisi masih menyelidiki penyebab kematian perempuan yang mayatnya ditemukan di bawah Jembatan Tuntang Minggu (26/7/2020). Meski begitu, polisi memastikan bukan korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Constantien Baba mengatakan, dugaan awal mayat perempuan tersebut berusia 60-an. Terlihat dari rambut korban berwarna putih semua.

“Ditemukan oleh warga yang sedang mancing. Ini masih kami selidiki. Sedikit kesulitan karena korban tidak membawa identitas,” ungkapnya Minggu (26/7/2020).

Penyebab meninggalnya pun Rifeld belum bisa mengungkapkan. Apakah karena terpeleset atau bunuh diri.

Namun ia menegaskan, ini bukan korban pembunuhan. Karena dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau hantaman benda tajam.

Hingga saat ini pihak kepolisian dan perangkat desa sedang berupaya mencari keluarga korban.

“Mayat sempat dibawa ke puskesmas terdekat, tapi langsung dirujuk ke Rumah Sakit Ambarawa, karena kondisi mayat sudah rusak, termasuk sidik jarinya,” terangnya.

Sementara itu Ahmed Kolik warga Tuntang menambahkan, pukul 11.30 mendapat kabar di sungai ada mayat mengapung. “Bisa jadi terpeleset dan hanyut,” ujarnya. (ria/zal/bas/JPC)

Komentar