Pasangan Bajo Tak Gentar Hadapi Putra Presiden

Juli 20, 2020

SOLO, RAKYATJATENG – PDIP resmi mengusung pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso dalam pemilihan wali kota (Pilwakot) Solo 2020. Meski harus melawan duet putra presiden dan politisi senior Kota Solo, bakal pasangan calon independen Bagyo Wahyono – F.X. Supardjo (Bajo) sama sekali tak gentar.

Bajo optimistis bisa melaju dalam kontestasi politik Kota Solo, Desember mendatang. Mereka juga meyakinkan jika pasangan Gibran-Teguh tidak akan melawan kotak kosong dalam ajang perebutan kursi AD 1 dan AD 2.

“Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan posisi kami atas dinamika politik dalam Pilwalkot Kota Surakarta 2020. Seperti sudah kita ketahui, PDIP telah memberikan mandat atau rekomendasi kepada putra Bapak Joko Widodo, Mas Gibran Rakabuming dan Mas Teguh Prakoso untuk menjadi calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta tahun 2020,” papar Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto, Minggu (19/7).

Robert memaparkan, PDIP sebagai partai terbesar di Solo dengan 30 kursi dari 45 kursi di DPRD Surakarta, hampir bisa dipastikan hanya mereka lah yang bisa mengusung calon wali kota dan wakil wali kota.

“Dengan dinamika politik tersebut, banyak kekhawatiran dari masyarakat dan media bahwa demokrasi di Kota Solo tidak bisa berjalan dengan semestinya. Karena dikhawatirkan ini akan menjadi calon tunggal dan melawan kotak kosong,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, pihak Bajo yang maju melalui jalur independen siap menjawab semua kekhawatiran tersebut. Menurut Robert, sampai saat ini pihaknya masih terus berjuang, menyelesaikan tahapan-tahapan dari KPU Kota Surakarta.

“Harapannya kami bisa lolos tahapan verifikasi faktual perbaikan. Sehingga pada September nanti kami bisa mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota untuk Pilwalkot Surakarta,” tuturnya.

Komentar