Walikota: Penyembelihan Hewan Kurban Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Juli 19, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, dan Juru Sembelih Halal (Juleha) Indonesia melakukan pelatihan penyembelihan hewan kurban, Sabtu (18/7/2020).

Bertempat di aula SMP IT PAPB Semarang, kegiatan yang digelar selama 2 hari tersebut, bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait hal-hal yang perlu diperhatikan di dalam proses penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pelatihan ini diperlukan, agar hewan qurban yang halal tidak menjadi haram karena salah dalam penyembelihannya.

Menurut Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu, kegiatan ini sangat penting agar ibadah kurban sesuai dengan syariat.

“Saya berharap agar ini memberikan berkah, tidak hanya untuk sesama tetapi juga untuk seluruh warga Kota Semarang,” ujarnya.

Hendi juga mengingatkan dalam suasana pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semua takmir masjid yang melakukan penyembelihan hewan kurban agar menerapkan protokol kesehatan, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

Untuk itu dirinya mewanti-wanti agar saat kegiatan penyembelihan tidak terjadi kerumunan, baik saat menyembelih hewan kurban itu sendiri, maupun saat pembagian daging kurban.

“Mohon dijaga jangan sampai ada kerumunan, baik berdesak-desakan saat penyembelihan, atau saat pembagian daging kurban. Sehingga mohon maksimalkan peran karang taruna dalam pembagian atau pendistribusian daging hewan kurban. Atau gunakan sistem nomor urut. Misal, nomor 1-50 jam sekian, lalu 51-100 jam berikutnya,” tekan Hendi.

Di sisi lain, orang nomor satu di Kota Semarang tersebut juga meminta kepada penyelenggara penyembelihan hewan kurban, untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai dalam pembagian daging, yang mana sudah dilakukan dalam pembagian daging kurban tahun lalu.

Komentar

VIDEO TERKINI