Gagal Diusung PDIP, Purnomo Pensiun Berpolitik, Tegaskan Tak Ikut Tim Gibran-Teguh

Juli 19, 2020
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo berencana pensiun dari dunia politik. Dia hanya akan menyelesaikan tugasnya mendampingi Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo hingga Februari mendatang.

Keputusan itu diambil setelah dirinya gagal memperoleh rekomendasi DPP PDIP sebagai bakal calon walikota Surakarta di Pilkada 2020.

Ditemui di balai kota, Sabtu (18/7), Purnomo mengaku sudah legawa dengan keputusan partainya. Dia sudah melihat dipilihnya Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota sebagai realitas politik. Sebelumnya dia mengaku kecewa, namun hal itu dianggap manusiawi.

“Sebagai manusia kalau saya mengatakan tidak kecewa itu kayaknya nggak normal. Sebagai manusia pasti ada rasa kaget kecewa, itu lumrah. Sekarang biasa saja,” katanya.

Kini, Purnomo tak ingin bergelut dalam urusan Pilkada 2020. Dia memilih fokus menyelesaikan masa kerjanya sebagai wakil wali kota Surakarta. Bahkan, dia tidak akan bergabung dalam tim pemenangan Gibran-Teguh. Pengusaha SPBU ini juga memastikan tidak akan menerima pinangan partai lain untuk maju sebagai calon wali kota Surakarta.

“Ditanya kapok ndak berpolitik? Ya pokoknya saya berhenti (berpolitik). Kembali ke kegiatan sosial saya, bisnis, yang positif saja. Pokoknya Solo aman, tentram, damai gitu saja. Yang realistis saja,” tegasnya.

Dalam perpolitikan Kota Solo, perjalanan Purnomo banyak menemui jalan terjal. Mencalonkan diri melalui Partai Amanat Nasional (PAN) pada 2005, pasangan Purnomo-Istar Yuliadi kalah dengan pasangan Joko Widodo-F.X. Hadi Rudyatmo.

Dia lalu ditarik untuk bergabung dengan PDIP menggantikan posisi Rudy sebagai wakil walikota pada 2013. Rudy sendiri naik kala itu menjadi walikota setelah pasangannya Joko Widodo mengundurkan diri dan mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.

Komentar

VIDEO TERKINI