Pilkada Wonosobo: PDIP Resmi Usung Afif-Albar, Gerindra Hengkang dari Koalisi Besar

Juli 18, 2020
Belum ada gambar

WONOSOBO, RAKYATJATENG – Pascapengumuman rekomendasi pasangan calon (paslon) kepala daerah oleh DPP PDI Perjuangan, suhu politik Wonosobo langsung memanas.

Rekomendasi calon Bupati dan Wakil Wonosobo dari PDIP jatuh pada pasangan Afif Nurhidayat (PDIP) dan M Albar (PKB).

Sedianya paslon ini akan diusung oleh koalisi besar (Koalisi Besi) yang terdiri atas tujuh partai, yakni PDIP, PKB, Gerindra, Nasdem , Demokrat, Hanura dan PAN. Namun kemarin, Partai Gerindra yang memiliki 6 kursi di DPRD Wonosobo tiba-tiba memutuskan untuk hengkang dari koalisi besar.

Partai berlambang kepala garuda besutan Prabowo Subianto itu menyatakan keluar dari koalisi persis bersamaan dengan pemberian rekomendasi dari DPP PDIP kepada Afif-Albar.

“Iya, Gerindra sudah keluar dari koalisi besar. Beberapa kali pertemuan anggota partai koalisi, Gerindra sudah tidak ikut. Ya, monggo, mereka jalan terus, silakan nggak masalah,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Wonosobo Sumardiyo ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang di rumahnya, Jumat (17/7/2020).

Menurutnya, alasan partai yang dipimpin keluar dari koalisi besar tersebut lantaran sejak awal tidak ada kejelasan figur yang akan diusung partai anggota koalisi besar. Semua masih mengambang dan belum menjurus ke figur tertentu.

“Gerindra ingin ada kejelasan sosok yang akan diusung dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Jika saat ini, sudah ada rekomendasi dari PDIP ke Afif Nur Hidayat dan M Albar ya nggak masalah. (Dalam Pilkada) calon tunggal juga tidak baik untuk demokrasi,” tandasnya.

Berkaitan dengan langkah ke depan, pasca tidak terlibat dalam koalisi besar, mantan Kades Sariyoso, Kecamatan Wonosobo ini mengaku belum akan mengambil keputusan apapun, termasuk kemungkinan membangun poros politik baru.

Komentar

VIDEO TERKINI