Boyolali Catat 32 Kasus Baru Covid, Klaster Lamaran hingga Merti Desa

Juli 17, 2020

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Ledakan kasus Covid-19 hampir merata terjadi di wilayah eks Karesidenan Surakarta. Termasuk di Boyolali yang mencatat penambahan kasus baru Covid-19 hingga 32 orang. Sehingga jumlah akumulasi kasus Covid-19 di Kota Susu sebanyak 119 orang.

”Ini merupakan kasus terbanyak sejak awal pandemi di Kabupaten Boyolali,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S. Survivalina, kemarin sore.

Lina menyebut, puluhan kasus baru positif itu berasal dari sejumlah klaster. Kasus terbanyak berasal dari klaster lamaran di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel. Dari klaster tersebut, ada 15 kasus positif Covid-19.

Di antaranya berinisial RI, IF, TR, SE, SO, JO, FA, RMI, dan WS. Kemudian, masih ada pasien positif lagi inisila YM, SUP, MO, RG dan PR dengan kode register kasus 105. Mereka semua merupakan kontak erat dari kasus 071 berinisial TN.

“Ada pula klaster Sawahan, yakni kasus 106 berinisial RT dan kasus 107 berinisial AJ yang merupakan kontak erat kasus 074 berinisial DS,” terang Lina.

Kemudian klaster ketiga dari acara merti desa di Desa Kalangan, Kecamatan Klego sebanyak enam kasus. Di antaranya berinisial PN, GT, RS, SUR, NG dan kasus 113 inisial AY. “Klaster Singkil ada kasus ke 114 berinisial DI, merupakan kontak erat kasus 086 inisial CS,” jelasnya.

Beberapa kasus yang belum diketahui klaster penularannya yakni kasus 088 berinisial SPN dari Desa Ngeles, Kecamatan Juwangi. Kasus 089 dengan inisial SLI asal Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede. Ada pula kasus 090 berinisial WI dari Desa Nglembu, Kecamatan Sambi serta kasus 115 inisial SWN asal Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo.

Komentar