54 Karyawan Positif Corona, RRI Surabaya Stop Siaran Tiga Pekan

Juli 14, 2020
Belum ada gambar

SURABAYA, RAKYATJATENG – 54 karyawan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya terkonfirmasi positif terpapar virus corona (Covid-19). Akibatnya sejak 27 Juni lalu, seluruh produksi di Kantor RRI Surabaya di Jalan Pemuda dihentikan sementara.

Kepala LPP RRI Surabaya Sumarlina mengatakan, 54 karyawan itu terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab yang dijalani ratusan karyawan RRI pada 26 Juni lalu dan baru diumumkan pada 11 Juli 2020.

“Namun sejak 27 Juni, manajemen sudah mengambil sikap dengan melakukan lockdown kepada seluruh karyawan sampai 12 Juli,” katanya.

Kini, 54 karyawan yang dinyatakan positif sesuai hasil tes swab tersebut akan kembali menjalani swab ketiga di salah satu rumah sakit di Surabaya.

“Hari ini karyawan yang dinyatakan positif di swab pertama dan sudah dinyatakan negatif pada swab kedua, melakukan swab ulang yang ketiga,” ungkapnya, Senin (13/7).

Sumarlina menjelaskan, karena hasil swab pertama tak kunjung keluar, kemudian pihaknya kembali melakukan tes swab kedua pada 6 Juli. Hasilnya langsung diterima keesokan hari, dan dinyatakan seluruh pegawai RRI 100 persen negatif corona. “Sehingga lockdown itu rencana dicabut pada 13 Juli dan akan kembali operasional optimal,” terangnya.

Untuk diketahui, swab test yang dilakukan kepada 54 karyawan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. “Swab dilakukan atas dukungan atau bantuan Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya,” imbuhnya.

Kemudian pada 11 Juli, mendadak hasil swab pertama keluar dan disebutkan bahwa sebanyak 54 pegawai RRI positif corona.

“Tanggal 11 (Juli), kami baru menerima kabar hasil swab pertama dengan terkonfirmasi sejumlah 54 pegawai positif. Akhirnya lockdown tetap diperpanjang 2-3 minggu ke depan,” pungkasnya. (sb/rmt/jay/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI