Kasus Covid-19 Melandai, Bupati Pati: Jangan Sepelekan, Masyarakat Tetap harus Waspada

Juli 13, 2020
Belum ada gambar

PATI, RAKYATJATENG – Berbagai kebijakan diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sebab, walaupun angka pesebaran Covid-19 di Pati agak landai, namun Pati dikelilingi daerah-daerah zona merah.

“Kita ini agak landai, tapi jangan menyepelekan, karena Pati saat ini dikelilingi daerah-daerah yang angka kasusnya tinggi,” terang Bupati Pati Haryanto saat melakukan monitoring penyerahan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) tahap III di Desa Purwosari dan Guwo Kecamatan Tlogowungu, Jumat (10/7/2020).

Disampaikan, semua kebijakan itu demi menyelamatkan kesehatan warga Pati. Salah satu kebijakan tersebut, lanjut Haryanto, agar warga menunda rencana bepergian ke luar kota.

“Kalau nggak penting nggak usah bepergian. Dan untuk warga luar Pati yang tiap hari harus nglaju kerja ke sini, tidak saya tolak, tapi saya berikan warning. Ini tentu berbeda dengan saat dulu Pati zona merah, ada warga Pati mau berangkat nglaju kerja ke luar kabupaten, justru ditolak oleh daerah setempat,” jelas bupati.

Terkait BLT, bupati berharap BLT yang disalurkan bisa bermanfaat dan masyarakat yang membutuhkan bisa ter-cover semua.

“Jadi kalau tidak dapat, semoga itu karena sudah dianggap mampu,” ujar bupati.

Menyinggung para pelaku seni yang berharap Pemkab mengizinkan panggung hiburan terbuka, pihaknya belum bisa mengizinkan.

“Belum saya izinkan, karena hal itu bisa mengundang kerumunan massa. Nanti kalau sampai ada klaster baru, yang rugi masyarakat sendiri. Terlebih kemarin, rapid test secara acak terhadap para pekerja seni yang berunjuk rasa, juga menunjukkan adanya dua seniman yang reaktif,” terangnya.

Pada hari yang sama, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin juga melakukan monitoring penyerahan BLT DD di desa Tambaharjo Kecamatan Pati.

Komentar

VIDEO TERKINI