Matangkan Skenario Evakuasi Merapi, BPBD Boyolali Siapkan Lokasi Penampungan Ternak

Juli 11, 2020
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Sudah dua tahun Gunung Merapi menyandang status waspada. Saat ini terjadi penggembungan atau deformasi. Meski masih terbilang lambat, namun berbagai kesiapan hadapi erupsi terus dimatangkan.

Kepala pelaksana harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali Bambang Sinungharjo mengatakan, kerja sama kemanusiaan antara Pemkab Boyolali dan Magelang terus ditingkatkan. Itu untuk mengantisipasi erupsi Merapi yang bisa terjadi kapan saja.

Selain itu, kedua daerah menjalin sister village atau desa bersaudara antara Desa Klakah, Kecamatan Selo, Boyolali dengan Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. “Latihan simulasi evakuasi sudah digelar beberapa kali. Masyarakat sudah siap bila sewaktu-waktu terjadi erupsi. Kita siap selamat, kita jaga alam, alam jaga kita,” terang Sinung.

Menurutnya, kerja sama desa bersaudara semakin erat. Desa bersaudara dibentuk sejak 2018. Masyarakat bisa langsung mengungsi ke desa yang ditunjuk sebagai lokasi pengungsian.

“Tak hanya warga yang diungsikan ke desa bersaudara, termasuk hewan ternak juga diangkut. Hewan-hewan ternak warga akan ditampung di lokasi yang telah ditentukan. Bisa di lapangan desa atau di pasar hewan Jelok, Cepogo,” tambah Sinung.

Kepala Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Tumar mengatakan, kesadaran masyarakat tentang erupsi Merapi sudah tinggi. Setiap ada kesempatan, pihaknya terus sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan, warga di setiap RT di 13 dusun Desa Jrakah, Kecamatan Selo telah menggalakkan ronda malam sebagai langkah mitigasi erupsi Gunung Merapi.

“Selama 10 hari terakhir ini warga memang sering merasakan adanya lindu atau gempa bumi kecil, kemungkinan dampak aktivitas Gunung Merapi, tetapi mereka tetap bekerja seperti biasa di ladang,” kata Tumar.

Pihaknya juga sudah melakukan pendataan kendaraan persiapan transportasi untuk evakuasi warga menuju ke daerah aman bencana. Jadi, kendaraan roda empat di setiap RT sudah didata dan titik kumpul juga sudah ditentukan.

Komentar

VIDEO TERKINI