Terima SK PNS, Satu CPNS di Pati Malah Mengundurkan Diri

Juli 9, 2020

PATI, RAKYATJATENG – Bupati Pati Haryanto menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan 534 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Pati di Pendapa Pati kemarin. Sedianya, yang menerima SK ada 537 orang. Namun satu orang mengundurkan diri dan dua lainnya sudah meninggal dunia sebelum menerima SK PNS.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati Jumani menjelaskan, pada penyerahan SK kemarin ada tiga tidak hadir karena mengundurkan diri dan meninggal dunia.

Tiga CPNS yang tidak hadir dalam penyerahan SK dan pengambilan sumpah jabatan itu berasal dari formasi umum. Sementara itu 534 CPNS yang menerima SK PNS terdiri dari 108 tenaga kesehatan, tenaga pendidikan ada 378 orang, dan tenaga teknis tertentu 53 orang.

“Penyerahan SK dan pengambilan sumpah jabatan kali ini berbeda karena dilaksanakan secara virtual. Hanya ada beberapa perwakilan diundang ke Pendapa Pati karena pandemi Covid-19. Peserta lainnya mengikuti di 19 titik tersebar di Kabupaten Pati. Ada yang di kecamatan, sekolah, OPD, dan lainnya,” jelasnya saat memberikan sambutan.

Jumani mengaku, penyerahan SK PNS di Pati ini sedikit lambat. Karena pelaksanaan kewajiban CPNS harus mengikuti latsar terlebih dahulu. Selain itu hambatan lainnya pelaksanaan tes kesehatan.

Sedianya dilaksanakan sebelum pandemi yang diagendakan di RSUD RAA Soewondo. Karena ada Covid-19, akhirnya tes kesehatan harus memenuhi protokol kesehatan dan menyesuaikan jadwal di rumah sakit.

Sementara itu Bupati Pati Haryanto menyampaikan, 534 CPNS yang diambil sumpah jabatan menjadi PNS harus mengikuti mas ujian 1-1,5 tahun. Kegiatannya juga dilaksanakan secara virtual untuk memberikan contoh kepada lainnya ini masih dalam masa pandemi.

Komentar