Sempat Jadi Percontohan, Kelas Ukir Kayu di SMKN 2 Jepara Kini Dihilangkan

Juli 4, 2020
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG – Kelas kreatif ukir kayu di SMKN 2 Jepara dihilangkan. Padahal sempat jadi percontohan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Kini materi di kelas itu masuk ke Jurusan Kriya Kreatif Kayu dan Rotan.

Tahun ajaran 2019/2020 SMKN 2 Jepara membuka kelas kreatif ukir. Jurusan tersebut merupakan satu dari 16 program percontohan sekolah dan Balai Latihan Kerja di Indonesia. Sekolah ditugasi membuat kurikulum sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Sayangnya pada tahun ajaran baru ini program percontohan tersebut tak berlanjut. SMK Negeri 2 Jepara tak membuka kelas kreatif ukir kayu. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, semua materi kembali masuk dalam Jurusan Kriya Kreatif Kayu dan Rotan.

Ketua Jurusan Kriya Kreatif Kayu dan Rotan SMK N 2 Jepara Suroto mengatakan, tahun sebelumnya memang dibuka kelas khusus ukir kayu. Namun ada kendala kurikulum hingga pengajarnya. ”Jadi tahun ini kembali lagi seperti sebelumnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Meski begitu, pihaknya tetap memasukkan keterampilan ukir pada pembelajaran di jurusan yang ada. ”Tetap kami ajarkan pada anak-anak. Pandai-pandai kita untuk mengembangkan ukir di sekolah,” ungkapnya.

Waka Kesiswaan SMK N 2 Jepara Sutiyo menyampaikan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini jurusan tersebut tetap membuka tiga kelas. Meskipun tidak ada kelas khusus ukir kayu.

Sementara itu Kepala SMK N 2 Jepara Muh Zainuddin Aziz menyatakan, kelas khusus tersebut memang kembali ke Jurusan Kriya Kayu. ”Meski begitu, konsentrasinya tetap ukir. Sejak kelas X anak-anak sudah kami kenalkan dengan teknik ukir,” ujarnya.

Pada tahun ajaran 2014/2015, SMK N 2 Jepara berupaya membuat Jurusan Seni Ukir. Namun tidak mendapat izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Komentar

VIDEO TERKINI