Reshuffle Sebentar Lagi, Pakar Usulkan Nama-nama Ini

Juli 3, 2020
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Desakan agar Presiden Joko Widodo segera melakukan reshuffle terus disuarakan banyak kalangan. Hal itu makin menguat setelah Jokowi memarahi para menterinya karena belum ada kinerja luar biasa soal penanganan Covid-19.

Merespons hal itu, Pengajar Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UNBRAW) Hasan Ubaid menilai, pernyataan keras presiden kepada para menterinya merupakan hal yan wajar. Karena menurutnya sejauh ini masyarakat yang terkena imbas dari pandemI Covid-19 harus lebih merasakan kehadiran negara dalam membantu mereka.

“Saat ini hadirnya pemerintah di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menangani krisis yang disebabkan pandemi Covid-19. Menteri sebagai perpanjangan tangan presiden harus hadir dan sigap merespons masalah di masyarakat. Sejauh ini kementerian yang belum maksimal antara lain kementerian kesehatan, bidang sosial, ekonomi dan pendidikan,” kata Hasan dalam acara diskusi webminar.

Selain itu, lanjutnya, masalah bantuan sosial yang harus didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan juga menjadi masalah sendiri. Menurutnya, kevalidan data dan ketepatan sasaran penerima bantuan masih jauh dari harapan karena banyak orang yang mampu bisa menikmati bantuan tersebut.

“Dalam hal bantuan sosial, Kementerian Sosial yang paling mendapat sorotan, terutama soal data. Saya rasa Presiden Jokowi mengerti benar masalah bantuan kepada masyarakat masih belum terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Poldata Fajar Arief Budiman menilai, selain masalah kesehatan dan bantuan sosial, pendidikan juga menjadi perhatian presiden karena masih menimbulkan masalah di berbagai daerah.

Oleh karena itu, Fajar menyarankan, jika ada reshuffle kedepannya pos kementerian pendidikan menjadi salah satu pertimbangan yang harus dirotasi. Karena, masalah pendidikan hari ini semakin kompleks.

Komentar

VIDEO TERKINI