Jelang Bologna vs Juventus: Saatnya Nyonya Tua Menyembuhkan Luka

Juni 22, 2020

RAKYATJATENG – Lima hari setelah dikalahkan SSC Napoli di final Coppa Italia (18/6) sejatinya waktu yang cukup bagi tim seperti Juventus untuk menyembuhkan luka.

Bologna yang dihadapi Juve di Stadio Renato Dall’Ara dalam lanjutan Serie A giornata ke-27 dini hari nanti, Selasa (23/6/2020) — disiarkan langsung RCTI/beIN Sports 2 pukul 02.45 WIB — di atas kertas juga bukan lawan berat.

Yang menjadi masalah, handicap Nyonya Tua –julukan Juventus– bukan hanya melupakan kegagalan mengangkat trofi Coppa Italia. Melainkan juga kondisi internal klub peraih scudetto delapan musim terakhir itu yang semakin ”panas” setelah kekalahan oleh Napoli.

Dilansir media-media Italia seperti La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport, skuad Juve saat ini dilanda perpecahan. Yakni, antara kubu allenatore Maurizio Sarri dan kubu striker Juve Cristiano Ronaldo. Pernyataan Sarri yang mengkritik ketajaman lini serang Juve sehingga harus melakoni adu penalti dan kalah 2-4 oleh Napoli membuat Ronaldo tidak senang.

’’Dia (Ronaldo) dalam kondisi yang sama seperti (striker) Paulo Dybala dan (winger) Douglas Costa, yang kurang memiliki ketajaman untuk menuntaskan apa yang seharusnya dia tuntaskan,’’ kritik Sarri setelah laga final Coppa Italia di Stadio Olimpico, Roma.

Selain Dybala dan Costa, gelandang Miralem Pjanic yang sejak awal musim ini terlibat hubungan dingin dengan Sarri ikut berada di kubu CR7. ”Atmosfer latihan di Continassa (markas latihan Juve) kemarin (21/6, Red) menyiratkan adanya perpecahan tersebut. Tidak ada tegur sapa antara Sarri dan Ronaldo,” klaim Tutto Juve.

Tuttomercatoweb menulis, Juventini atau fans Juve semakin tidak senang dengan Sarri atas kondisi internal klub pasca kekalahan oleh Napoli. Sampai tadi malam, desakan Juventini supaya Sarri tak lagi menangani Leonardo Bonucci dkk musim depan sudah mencapai 82,7 persen! ’’Satu hal yang tak aku suka dari Sarri adalah kepribadiannya,’’ kecam Giovanni Cobolli, mantan presiden Juve.

Komentar