Mengenal Rizka, Mahasiswa UNS yang Ciptakan Aplikasi Manajemen Banjir


Datangnya banjir tak bisa diduga. Tahu-tahu air sudah masuk rumah. Padahal tidak ada persiapan apapun. Otomatis perabotan dan barang-barang penting lainnya sulit diselamatkan. Namun, kini ada solusinya.

IRAWAN WIBISONO, Solo

SOLUSI tersebut lahir dari kecerdasan Rizka Lailatul Rohmah. Aplikasi manajemen banjir buatannnya sekaligus mengantarkan mahasiswa D-4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu menyabet juara pertama mahasiswa berprestasi Diploma UNS tahun ini.

Rizka berhak mewakili UNS dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi nasional 2020. Tahapan yang telah dilalui Rizka yaitu seleksi portofolio yang meliputi 10 prestasi terbaik, karya tulis ilmiah, serta presentasi karya tulis menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

“Saya menciptakan aplikasi yang diberi nama Surakarta Flood Management disingkat Sura FM. Ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai manajemen bencana,” katanya, Sabtu (20/6).

Masyarakat perlu paham mengenai alur dan manajemen bencana dari awal hingga akhir. Hal ini meliputi pencegahan, penanganan dan pemulihan. Dengan begitu dapat meningkatkan kapasitas masyarakat saat menghadapi banjir guna menghindari korban jiwa dan meminimalkan kerugian.

Aplikasi Sura FM didesain dengan tampilan yang sederhana namun menarik dengan tetap memperhatikan kemudahan pengguna. Dalam aplikasi juga mencakup informasi manajemen bencana yang meliputi manajemen risiko, mitigasi, persiapan, respons, dan recovery pascabencana.

“Tampilan beranda aplikasi ini cukup sederhana, berisi beberapa menu yang ada dalam aplikasi Sura FM. Kemudian terdapat sambutan berisi tanggal, suhu, serta lokasi. Selain itu, terdapat juga headline news yang disoroti pada tampilan halaman awal,” bebernya.

Cara kerja aplikasi tersebut yakni dengan memberikan informasi mengenai ketinggian air di pintu pantauan yang diukur dengan water level sensor.

“Setelah ketinggian air mencapai batas pada water level sensor, lalu data tersebut dikirimkan secara real time. Masyakarat akan mendapatkan notifikasi apabila status telah berubah, misalnya dari siaga 2 menuju siaga 3,” jabar Rizka.

Dengan informasi tersebut, masyarakat bisa memperoleh informasi secara dini mengenai status banjir. Kemudian juga terdapat menu evacuation map yang dapat membantu mencari rute yang aman untuk evakuasi menuju titik kumpul.

Selain itu, terdapat menu panduan yang berisi materi mengenai manajemen bencana. Mulai dari hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum banjir hingga hal-hal yang perlu diperhatikan pascabanjir.

Selain menciptakan Sura FM, Rizka juga telah menorehkan berbagai prestasi baik nasional maupun internasional. Pada 2019, Rizka berhasil lolos menjadi finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 32 di Bali.

Dia juga pernah meraih dua gold medal dan satu bronze medal dalam ajang International Invention di Malaysia. Rizka sempat menjadi delegasi dalam acara Seoul International Invention Fair at Coex Exhibition Center di Korea pada 2019.

“Saya termotivasi oleh orang tua. Kedua orang tua saya ingin sekali bersekolah setinggi mungkin, tetapi mereka hanya berhenti hingga sekolah dasar. Jadi, saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kuliah yang sudah saya dapat,” ujarnya.

Sebagai persiapan yang menuju pemilihan mahasiswa berprestasi nasional yakni dengan mengevaluasi karya tulis serta portofolio. (*/wa)

(rs/irw/per/JPR/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono