Ini ‘Robin Hood’ dari Solo, Ingin Berbagi, Nekat Curi Barang di Gudang

Juni 18, 2020

SOLO, RAKYATJATENG – Niat hati DD, 27, ini memang sungguh mulia. Di tengah masa pandemi Covid-19, dia memiliki keinginan untuk berbagi. Namun, cara yang ditempuh pria asal salah satu kelurahan di Kecamatan Jebres ini salah. Sebab, uang yang digunakan untuk bakti sosial ini merupakan hasil kejahatan.

Ya, pelaku menggondol sejumlah alat elektronik dan handbody dari gudang elektronik yang berada di kawasan Jalan Mojo, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan. Di situ pula tempat pelaku bekerja sehari-hari.

“Sudah sekitar dua tahun kerja. Jadi awalnya ingin buat bakti sosial karena waktu itu mau Lebaran, tapi belum ada uang karena waktu itu gajiannya diundur setelah Lebaran,” ujar pelaku, kemarin.

Seketika muncul niatan dari pelaku untuk mengambil stok barang yang ada di gudang tempat dia mencari nafkah. Niatan tersebut dapat terlaksana. Sebab, pada saat pelaku melancarkan aksinya seluruh karyawan sedang istirahat, sehingga gudang dalam keadaan kosong. Sejumlah stok barang lantas dinaikkan ke atas motor roda tiga milik perusahaan.

Setelah barang dirasa cukup, dia lantas menuju jalan besar. Di pinggir jalan, dia memesan jasa pengantaran barang secara online. “Kemudian barangnya saya masukan ke dalam kendaraan online itu, saya kirim ke rumah, saya suruh taruh di teras rumah saja. Setelah itu saya palang ke rumah,” paparnya.

Setelah pulang kerja, baru barang-barang itu dia simpan di kamar. ”Baru sempat jual yang handbody, jumlahnya 96 pieces, laku Rp 4,3 juta. Baru saya pakai Rp 400 ribu, yang Rp 100 ribu saya kasih ke tukang kerupuk di pinggir jalan,” katanya.

Barang curian tersebut dijualnya ke sejumlah toko yang merupakan langganan perusahannya. “Saya jual lebih murah, selisih antara Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu per pieces,” tambah DD.

Komentar