Warga Desak Penutupan TPA Kalikondang Demak

Juni 13, 2020
Belum ada gambar

DEMAK, RAKYATJATENG – Warga Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tetap meminta Pemkab Demak untuk segera menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di kampung mereka.

Sedianya, TPA dengan areal lahan seluas 2,5 hektare dan berkapasitas 160 kubik sampah (sekitar 8 ton atau 40 truk) perhari tersebut ditutup pada Desember 2019 lalu. Namun, karena pemkab setempat belum siap dengan lahan pengganti, maka sesuai kesepakatan dengan warga penutupan TPA Kalikondang diundur hingga Desember 2020.

Tokoh masyarakat Desa Kalikondang, Mustain mengungkapkan, warga tetap berharap TPA yang sudah berusia 20 tahun itu ditutup segera. “Dampak TPA sudah dirasakan warga sekitar bertahun-tahun. Kita ingin tetap TPA dipindahkan saja,” ujar advokat asal Desa Kalikondang tersebut.

Menurutnya, penutupan TPA pada akhir tahun ini hendaknya bisa dilaksanakan sesuai kesepakatan warga. “Karena itu, pemkab bisa persiapan mulai sekarang,” katanya.

Sesuai rencana, TPA akan direlokasi ke wilayah Wedung. Di tempat baru tersebut telah disiapkan lahan cukup luas untuk pembangunan TPA terpadu.

“Kita berharap, meski ada corona, mudah-mudahan penutupan TPA tetap bisa dilakukan dan dipindahkan ke Wedung,” ujar mantan Satkorcab Banser Demak ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemkab Demak, Agus Musyafa mengatakan, pihaknya berharap, TPA Kalikondang tidak ditutup dulu sembari menunggu kesiapan TPA di Desa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung selesai.

“Kita menunggu TPA Berahan Kulon siap dulu,” ujar Agus Musyafa kemarin.

Agus menambahkan, sebenarnya rencana perpindahan TPA Kalikondang ke Wedung telah direncanakan tahun ini. Bahkan, untuk jalan dan infrastruktur juga disiapkan agar bisa dipakai untuk TPA.

Namun, lantaran ada refocusing anggaran (sekitar Rp 13 miliar) untuk covid-19, maka penyiapan jalan dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk TPA tertunda.

Komentar

VIDEO TERKINI