7 Solusi Atasi Kulit Pecah-Pecah dan Alergi Akibat Sering Cuci Tangan

Mei 3, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Mencuci tangan adalah salah satu cara efektif untuk membatasi penyebaran Covid-19.Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur dan menyeluruh selama setidaknya 20 detik bisa berdampak pada kelembaban kulit tangan. Apalagi saat mencuci tangan dengan sabun berbasis alkohol atau pembersih tangan berbasis alkohol.Kulit bisa kering atau pecah-pecah seperti sedang ganti kulit. Lebih parah lagi, seseorang mungkin mengalami dermatitis atau alergi dan ruam-ruam. Mengapa demikian?Dilansir dari AsiaOne, Minggu (3/5), lapisan atas kulit kita (stratum corneum) adalah lapisan pelindung kunci kulit. Tetapi sering mencuci tangan dengan air berulang-ulang, sabun dan pembersih kulit akan mengganggu lapisan ini.Seiring waktu, cuci tangan bisa menyebabkan kulit kering. Pada akhirnya bisa menyebabkan dermatitis tangan seperti dermatitis kontak iritan, yakni kontak langsung lapisan luar kulit dengan zat tertentu, sehingga merusak lapisan pelindung kulit.Dermatitis kontak iritan lebih sering terjadi pada orang yang melakukan mencuci dan mengeringkan tangan mereka berkali-kali sehari. Mereka termasuk pekerja kesehatan (dokter, perawat, asisten perawatan pribadi), penata rambut, penjual makanan, staf dapur dan petugas kebersihan. Mereka juga dapat terkena iritasi dari pembersih deterjen.Selama pandemi Covid-19, semua orang kini bisa terdampak. Orang dengan eksim dan asma juga berisiko lebih tinggi terkena dermatitis kontak iritan atau mengalami gejala eksim yang mendasarinya.Lalu bagaimana cara mencegahnya dan solusinya?1.Pilih Sabun BatanganOrang dengan eksim atau yang pernah mengalami dermatitis kontak sebelumnya akan memiliki kulit yang lebih mudah teriritasi. Meskipun mereka masih dapat menggunakan sanitiser tangan, disarankan agar mereka mencuci tangan dengan sabun yang lembut. Jika bisa cobalah memilih non-sabun sintetis karena memiliki pH yang sama dengan kulit. Sehingga akan mengurangi iritasi. Jika sabun biasa yang berbasis alkohol, umumnya memiliki pH tinggi dan cukup basa. Ini mengganggu lapisan luar kulit. Dan lebih baik pilih sabun batangan. Sebab sabun cair biasanya mengandung wewangian dan pengawet, yang dapat menyebabkan dermatitis. Jadi pilihlah sabun batangan biasa yang tidak berbau.

Komentar

VIDEO TERKINI