Panen Jeruk Pamelo di Pati Bagus, Pedagang Terkendala Pengiriman ke Jakarta

April 30, 2020

PATI, RAKYATJATENG – Masa panen jeruk pamelo masih berlangsung hingga saat ini. Hasil panenannya lumayan. Sayangnya para pedagang terkendala pengiriman barang ke sejumlah tempat. Terutama pengiriman ke Jakarta.Nurul Huda, salah seorang pedagang jeruk pamelo dari Desa Bageng, Pati, Jawa Tengah, mengungkapkan, saat ini pengiriman barang menuju ibukota tersebut berhenti total. Sebab pengiriman ke Jakarta memanfaatkan jasa pengiriman melalui bus malam.”Karena Jakarta sedang ada pembatasan, kami tidak bisa mengirim barang kesana. Padahal pasar kami di sana bagus. Permintaannya juga tinggi,” terang pria yang juga menekuni pembibitan jeruk pamelo ini.Masa panen ini terbilang lumayan, satu pohon rata-rata bisa menghasilkan 150 hingga 200-an buah. Permintaannya juga masih tinggi.”Sekarang pengiriman ke Jakarta sudah tidak ada lagi semenjak ada pembatasan akses ke sana. Sekarang lebih banyak kirim ke Medan, Sumatera Utara. Tiap pekan sekarang ini kami bisa kirim hingga 1 ton. Memang harus pakai ekspedisi khusus. Itu baru kami, pedagang-pedagang lain juga punya pasar yang sama,” terangnya.Senada dengan Huda, Rusdi salah seorang petani jeruk pamelo juga mengalami hal yang sama. Saat ini dirinya tidak bisa melayani permintaan jeruk pamelo ke Jakarta. ”Padahal saat ini kalau dilihat panen jeruk sedang bagus. Namun saat ini pemasarannya sedang terkendala. Meskipun begitu harganya masih terbilang stabil. Perkilogramnya mencapai Rp 20 ribu,” paparnya.(ks/aua/him/top/JPR/JPC)

Komentar