25 Mahasiswa Stikes Muhammadiyah Siap Jadi Relawan di RS Darurat Kebumen

April 28, 2020
Belum ada gambar

KEBUMEN, RAKYATJATENG – Rumah sakit darurat untuk menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Kebumen, mendapatkan tambahan tenaga 25 orang relawan. Mereka merupakan mahasiswa Stikes Muhammadiyah, Gombong, Kebumen.Direktur RS darurat, drg Sri Purwitasari berteri makasih atas kepedulian Stikes Muhamadiyah Gombong yang mengirimkan mahasiswanya membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kebumen.“Sangat bersyukur masih ada mahasiswa yang mau menjadi tim relawan penanganan Covid-19 yang berisiko ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Stikes Muhamadiyah Gombong,” kata Sri Purwitasari.Sebanyak 25 mahasiswa itu berasal dari beberapa program studi. Mereka tergabung dalam relawan percepatan penanganan Covid-19. Pelepasan mahasiswa untuk menjadi relawan itu dilakukan di aula kantor Dinas Kesehatan Kebumen, Sabtu (25/4/2020).Ketua Stikes Muhamadiyah Gombong, Herniyatun mengatakan, pengerahan relawan dari mahasiswa itu merupakan bentuk perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi. Selain juga, melatih dan mendorong mahasiswa meningkatkan kapasitasnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pasien Covid-19.“Mereka juga sudah mendapat izin orang tua sebagai tim relawan dan mendapat briefing dari drg Sri Purwitasari terkait protokol medis penanganan pasien Covid-19,” ujar Herniyatun.Sebagai tim relawan percepatan penanganan covid 19 di Kebumen, kata dia, tentu itu akan menjadi pembelajaran kreatif dan bermanfaat bagi mahasiswa. Pihaknya mengapresiasi aksi mahasiswanya tersebut. “Apapun yang mereka lakukan, nanti sebagai manifestasi diri untuk kemanusiaan,” kata Herniyatun.Menurutnya, rentang waktu masa bertugas sebagai relawan adalah hingga berakhirnya masa tanggap darurat Covid-19. Para relawan itu juga telah mendapatkan pembekalan seperti penggunaan APD dan sistem operasional rumah sakit.“Mereka akan merawat pasien positif tanpa gejala klinis, PDP dan ODP selama 14 hari dan bergantian dengan mahasiswa lainnya,” beber Herniyatun.

Komentar

VIDEO TERKINI