1.134 Kendaraan yang Melintas Tol Solo-Ngawi Dipaksa Putar Balik

April 28, 2020
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Empat hari sejak diterapkan aturan larangan mudik dan penyekatan kendaraan di perbatasan, Jumat-Senin (24-27/4), lebih dari 1.134 kendaraan yang melintas di Tol Solo-Ngawi dipaksa putar balik.Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Ari Wibowo mengungkapkan, seiring penerapan larangan mudik dan penyekatan di jalan tol sejak 24 April lalu, jumlah kendaraan yang melintas melalui Tol Solo-Ngawi terus mengalami penurunan.”Januari-Februari 2020, arus masih normal dengan kepadatan 15 ribu-16 ribu kendaraan per hari. Masuk Maret hingga April ini menurun tajam hingga 6 ribu kendaraan per hari. Kemudian semenjak ada penyekatan turun menjadi 5 ribuan kendaraan dalam sehari,” jelas Ari, Senin (27/4).Selama kebijakan penyekatan, banyak kendaraan yang dipaksa untuk putar arah. Berdasarkan data sementara, ada sekitar 1.134 kendaraan yang harus putar balik di ujung tol sepanjang 90,43 kilometer yang merupakan jaringan Tol Trans Jawa itu.Rinciannya ada 149 kendaraan dipakasa putar balik pada Jumat (24/4). Kemudian, sebanyak 596 kendaraan yang putar balik pada Sabtu (25/4) dan 389 kendaraan pada Minggu (26/4). Sementara untuk Senin (27/4) petang, masih dalam pengolahan data.”Kendaraan ini diputar arah, baik yang diarahkan ke Jatim maupun diarahkan ke Jateng dari Gerbang Tol (GT) Ngawi. Jumlahnya dari Jumat sampai Minggu mencapai 1.134 kendaraan dari 4.981 kendaraan yang exit di GT Ngawi,” beber Ari.Selain di GT Ngawi, pihaknya memastikan tidak ada penyekatan lainnya di segmen Tol Solo-Ngawi. Penyekatan lain untuk arus lokal dilakukan secara mandiri oleh pihak kepolisian dan dinas perhubungan yang ada di kota/kabupaten daerah setempat. Salah satunya seperti yang ada di Kabupaten Sragen (dekat GT Sragen).

Komentar

VIDEO TERKINI