Bukan PSBB, Mulai Senin Kota Semarang Terapkan PKM

April 25, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang belum juga menunjukkan grafik penurunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah, akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) non-PSBB mulai Senin (27/4/2010).Pemberlakuan PKM ditegaskan dalam Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 28 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 Kota Semarang.Walikota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, aturan PKM dengan PSBB memiliki perbedaan. Sebab PKM masih memberi ruang bagi masyarakat berkegiatan, namun dengan kontrol yang ketat.“Kami ingin menampung aspirasi masyarakat, dengan ada hal yang sedikit melonggarkan para PKL maupun tempat usaha,” tutur Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut.”Intinya boleh berkegiatan tapi harus dengan sejumlah SOP yang kita kontrol. Juga ada keterlibatan masyarakat, RT, RW, LPMK untuk mengawal ini, serta Tim patroli yang terdiri dari satuan wilayah TNI-POLRI dan Pemkot juga kita turunkan,” tegasnya.Secara rinci dalam Perwal tersebut, Hendi menegaskan beberapa poin terkait pembatasan kegiatan di luar rumah, antara lain penghentian kegiatan di sekolah institusi pendidikan lainnya, pembatasan kegiatan di tempat kerja, tempat ibadah, tempat umum, serta pembatasan kegiatan sosial budaya dan pergerakan orang melalui moda transportasi.Adapun penghentian kegiatan di sekolah atau institusi pendidikan lainnya diarahkan untuk dapat beralih menjadi pembelajaran jarak jauh dari tempat tinggal masing-masing, menggunakan media yang paling efektif.Sedangkan terkait dengan aktivitas pekerjaan, setiap institusi atau perusahaan diminta untuk mengatur jam kerja pelayanan dan jumlah pekerja yang masuk. Sementara terkait pembatasan kegiatan keagamaan, Pemerintah Kota Semarang meminta masyarakat untuk mengikuti himbauan/fatwa lembaga/tokoh agama.Lainnya, Pemkot Semarang juga menutup sementara semua tempat hiburan dan tempat wisata selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat

Komentar

VIDEO TERKINI