Pemkot Magelang Dorong Pencari Kerja Ikuti Program Kartu Prakerja

April 17, 2020

MAGELANG, RAKYATJATENG – Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, mendorong masyarakat pencari kerja untuk mengikuti program kartu prakerja yang dicanangkan pemerintah pusat.Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang Gunadi Wirawan di Magelang, Kamis (16/4/2020), mengatakan program ini merupakan bantuan biaya pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi kerja.Gunadi menjelaskan secara umum sasaran penerima program ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas dan sedang tidak sekolah atau kuliah.Namun, lanjutnya, untuk merespon pandemi COVID-19, program ini juga diprioritaskan bagi pekerja dan pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak.Kemudian, orang yang sudah bekerja, karyawan dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) juga boleh mendaftar program kartu Prakerja.Gunadi menyebutkan, di Kota Magelang tercatat ada 20 orang yang di-PHK dan 146 orang karyawan yang dirumahkan oleh perusahaan akibat pandemi COVID-19. Karyawan dirumahkan artinya mereka tidak bekerja namun tetap menerima gaji 50-70 persen salama dua pekan ini.Secara keseluruhan pencari kerja di Kota Magelang yang terdata sesuai nama dan alamat sekitar 3.500 orang, lalu alumni pelatihan balai latihan kerja (BLK) yang belum bisa bekerja mandiri ada 400 orang dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.”Kartu Prakerja ini dibiayai APBN dengan mekanisme online, kami bertugas untuk menfasilitasi, konsultasi dan sosialisasi kepada pencari kerja,” katanya.Menurut dia sejak dibuka pekan lalu, puluhan orang datang ke Disnaker Kota Magelang menanyakan hal ini. Meskipun demikian pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan penanganan COVID-19, antara lain dengan mengatur jarak tempat duduk, menyediakan hand sanitizer, dan mewajibkan peserta memakai masker.Gunadi memaparkan, pendaftaran program ini semua menggunakan mekanisme daring atau online. Pertama, pencari kerja harus membuat akun prakerja di situs www.prakerja.go.id.

Komentar