Waktu Operasional Swalayan Dikurangi

April 14, 2020
Belum ada gambar

BANTUL, RAKYATJATENG – Selain mengurangi jam operasional pasar, Dinas Perdagangan (Dinper) Bantul juga mengurangi jam operasional swalayan.Dinpar Bantul mengeluarkan surat edaran (SE) No. 510/802 tentang Panduan Operasional Toko Swalayan Selama Masa Tanggap Darurat Bencana Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).Kepala Dinper Bantul Sukrisna Dwi Susanta menjelaskan, penutupan tersebut menilik dari kejadian pandemi virus korona di Italia. Dimana, toko modern menutup operasional, kecuali apotek dan swalayan.“Jadi jam operasional pasar kami ubah, kami atur sedemikian rupa untuk antisipasi penyebaran covid-19,” jelasnya.Selanjutnya, kepada swalayan yang beroperasi 24 jam, diberikan SE No. 510/802 yang dikeluarkan Dinper Bantul. Isinya menjelaskan jika jam operasional minimarket dari pukul 09.00-20.30.Sedangkan jam operasional supermarket, hypermarket, department store dan kulakan untuk hari Senin- Jumat sejak pukul 10.00-21.00. Untuk akhir pekan dan hari libur diperkenankan beroperasi sejak pukul 10.00-21.30.Sukrisna menjalaskan, pemilihan jam operasional tersebut disesuaikan dengan operasional pasar. “Kalau minimarket buka pukul 09.00 dan 10.00, posisi pasar sudah mau tutup,” sebutnya.Sedangkan untuk minimarket berjejaring diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Bantul 21/2018 tentang Penyelenggaraan Pasar Rakyat, Toko Swalayan, dan Pusat Perbelanjaan.Khusus untuk minimarket berjejaring yang terletak di Imogiri, Sukrisna menyebut jika minimarket tersebut illegal. “Yang itu sudah kami peringatkan untuk tutup,” tegasnya.Diketahui, terdapat dua minimarket berjejaring di Imogiri. Lokasi keduanya hanya sekitar 1.000-an meter. Artinya, keduanya beroperasi tanpa izin. Dinper Bantul baru memberikan peringatan pertama. “Nanti akan kami peringatkan kembali,” tandasnya.Sebelumnya, Lurah Pasar Imogiri Suharsono mengeluh, sebab pasar kelas A hanya dapat beroperasi pukul 06.00-12.00. Dia menyebutkan ada konflik kepentingan. “Pedagang (di Pasar Imogiri) itu mau protes kalau pasar ditutup, kenapa indomart dan alfamart tidak ditutup. Seharusnya disamakan,” cetusnya.

Komentar

VIDEO TERKINI